Breaking News:

Berita Tulungagung

Update Aturan Tes PPPK Tulungagung, Peserta Terkonfirmasi Covid-19 Dilarang Ikut Tes

Panitia ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merevisi aturan peserta terkait bebas Covid-19.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi - Suasana tes CPNS Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja Tambaksari, Minggu (9/2). Tes CPNS Kota Surabaya akan digelar selama 4 hari mulai pada 9 - 13 Februari 2020. Total peserta tes yang akan berebut kursi CPNS Pemkot Surabaya itu sebanyak 5.595 peserta. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Panitia ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merevisi aturan peserta terkait bebas Covid-19.

Bagi peserta yang hasil rapid test antigen menunjukkan hasil reaktif, dilarang ikut tes.

Sebelumnya panitia membolehkan mereka ikut, dengan menyediakan ruangan khusus terpisah dari peserta lain.

“Berdasarkan hasil rapat Dirjen GTK perihal peserta seleksi kompetensi PPPK JF Guru Tahun 2021, bahwa  yang belum bisa mengikuti ujian seleksi tahap pertama dikarenakan sakit, dan positif Covid-19 maka tidak diizinkan mengikuti ujian seleksi tersebut,” tulis Kasi SMK Cabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung-Trenggalek, Sunaryo, Minggu (12/9/2021) sore.

Namun, lanjut Sunaryo, panitia tidak akan menghapus peserta untuk ikut seleksi PPPK.

Mereka yang terkonfirmasi Covid-19 diberi kesempatan ikut tes susulan.

Tes akan dilaksanakan 14 hari setelah pelaksanaan tes tahap pertama selesai.

“Intinya yang terkonfirmasi tidak bisa ikut tes. Nanti akan ada tes susulan, syarat dan ketentuannya akan diinformasikan selanjutnya,” ujar Sunaryo lewat sambungan telepon.

Anggota Satgas Pengendali Operasional Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Dedi Eka Purnama, membenarkan perubahan aturan itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved