Breaking News:

Berita Lamongan

Wisata Maharani Zoo dan Goa Lamongan Sudah Dibuka, Berikut Syarat untuk Pengunjung

Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) kini ditetapkan sebagai salah satu uji coba  obyek wisata outdoor Indonesia yang dibuka untuk umum.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Hanif Manshuri
Yuhronur Efendi saat sidak di Maharani Zoo dan Goa (Mazoola Lamongan) untuk melihat persiapan yang dilakukan pihak menejemen menyambut calon pengunjung. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
 
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) kini ditetapkan sebagai salah satu uji coba obyek wisata outdoor Indonesia yang dibuka untuk umum.

Kepastian itu ditetapkan setelah Lamongan masuk PPKM Level 1 atas dasar rilis Kemenkes RI.

"Benar kita ada di Level 1 dan baru satu obyek wisata uji coba yang dibuka untuk umum," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Surya.co.id (Tribunjatim Network), Minggu (12/9/2021).

Dikatakan, Mazoola menjadi salah satu obyek wisata outdoor yang masuk dalam uji coba pembukaan untuk umum.

Untuk kesiapan menejemen,  pihaknya telah melakukan sidak ke  Mazoola untuk menyambut para pengunjung dengan segala aturan terkait  protokol kesehatan.

Untuk kepentingan pengunjung dan pihak menejemen, Mazoola telah masuk pada aplikasi PeduliLindungi dan itu sebagai salah satu syarat agar memberikan layanan wajin pada calon pengunjung menggunakan aplikasi ini.

“Jadi pengunjung harus menunjukkan aplikasi PeduliLindungi," ungkapnya.

Dan itu berarti masih ada batasan bagi anak  usia dibawah  12 tahun tidak diperbolehkan masuk obyek wisata.

Selain itu penerapan protokol Kesehatan yang ketat juga harus dilaksanakan oleh pengunjung, yakni memakai masker, penggunaan thermal scanner serta pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25% kapasitas dengan jam operasional hanya sampai pukul 16.00 WIB.

Dibukanya Mazoola menurut Yuhronur, adalah salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian di masa pandemi dengan aturan-aturan dan batasan sesuai dengan Inmendagri yang sudah dikeluarkan sesuai asesmen  level PPKM.

Selain pembukaan obyek wisata, dalam Inmendagri juga dijelaskan diperbolehkannya  hajatan dengan aturan yang wajib dipatuhi pemilik hajatan, termasuk para tamu.

Dalam Surat Edaran Nomor 443.2/112/413.011/2021 tentang PPKM Darurat Covid 19 Lamongan yang merujuk pada Inmendagri Nomor 39 Tahun 2021 tersebut dijelaskan, bahwa hajatan saat ini sudah diperbolehkan dengan pengaturan pemberlakukan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jumlah undangan sebanyak 25% kapasitas ruangan. 

Penyediaan fasilitas prokes seperti thermal scanner, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer serta ada koordinasi dengan Satgas desa dan kecamatan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved