Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

Gus Idris Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Video Hoax Korban Penembakan, Proses Hukum Berlanjut

Gus Idris telah ditetapkan sebagai tersangka kasus video hoax korban penembakan, proses hukum tetap berlanjut.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - GP Ansor Kabupaten Malang jengah dengan video konten berjudul 'AZAB BERZINA PASANGAN INI GANCET || K3l4MINY4  GAK BISA LEPAS' karya YouTuber Idris Al Marbawy alias Gus Idris.

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim mengatakan, pihaknya berencana kembali akan melaporkan Idris ke polisi.

"Konten tersebut termasuk video asusila yang secara undang-undang tidak boleh terpublikasi," ujar Husnul ketika dikonfirmasi, Minggu (12/9/2021).

Kata Husnul, dirinya sedang mengkaji video sebagai bahan laporan ke pihak kepolisian.

Dirinya menganalisa, Idris diduga melanggar UU ITE.

"Itu gancet gak ada gancet. Itu hoaks saja. Masa ada gancet, apalagi dibalut dengan nilai-nilai agama. Kedua, karena ada unsur pornografi itu yang kami masih kaji. Dua itu yang masih dikaji. Segera kami laporkan," ungkap Husnul.

Husnul juga menegaskan tidak setuju adanya cocoklogi antara penggabungan konten berbau asusila dan syiar Islam.

"Memakai simbol-simbol agama untuk hal-hal seperti itu untuk mengejar viewers itu gak pantes. Makannya video yang gancet ini yang kami laporkan," sebutnya.

Baca juga: Kontennya tentang Zina Banjir Kritikan, Gus Idris Malah Bungkam Seribu Bahasa

Di sisi lain, Kapolres Malang, AKBP R Bagoes Wibisono mengatakan, proses hukum Idris Al Marbawy terus berlanjut.

Idris sejatinya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Juni 2021 atas dugaan penyebaran informasi palsu dari video konten yang menggambarkan seolah-olah Idris tertembak.

Namun, terkait perkembangan terkini dirinya masih belum mendapat laporan lanjutan.

"Tunggu dari kejaksaan. Berkas perkara sudah dikirim ke kejaksaan," terangnya singkat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved