Breaking News:

Berita Surabaya

Ikuti Asesmen Jelang Pembukaan, Tempat Wisata di Surabaya Harus Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi

Pemkot Surabaya memastikan sejumlah tempat wisata yang bisa dibuka dalam waktu dekat tetap mematuhi prokes. Saat ini, Satgas Covid-19 di Kota Surabaya

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/BOBBY KOLOWAY
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi Bozem Medokan Sawah Timur, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya memastikan sejumlah tempat wisata yang bisa dibuka dalam waktu dekat tetap mematuhi prokes. Saat ini, Satgas Covid-19 di Kota Surabaya sedang melakukan asesmen. 

Asesmen dilakukan sembari menunggu pengumuman penurunan level dari pemerintah pusat. Saat ini, PPKM di Surabaya masih berada di level 3. 

Rencananya, PPKM tersebut akan berakhir Senin, (13/9/2021). Apabila level PPKM di Surabaya bisa diturunkan atau bahkan dihentikan, maka tempat wisata bisa kembali dibuka. 

"Saat ini, kami menunggu pengumuman (PPKM) dari pemerintah pusat. Kami juga melakukan asesmen," kata Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto di Surabaya, Senin (13/9/2021).

Satu di antara teknis yang harus disiapkan tempat wisata adalah kewajiban memakai aplikasi PeduliLindungi.

"Pemakaian aplikasi ini harus dilakukan," kata Irvan. 

"Kalau pun tidak dengan aplikasi, bagaimana dengan penggunaan kartu vaksin. Itu yang masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat," sambungnya.

Penerapan aplikasi ini harus diterapkan di sejumlah wisata di Surabaya. Misalnya, taman, tempat rekreasi hiburan umum, dan sejumlah tempat wisata lainnya. 

"Kalau memang tidak menggunakan aplikasi ini, apakah diperbolehkan menggunakan aplikasi lainnya? Ini yang juga harus menyesuaikan dengan pemerintah pusat," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved