Breaking News:

Berita Kota Batu

BPBD Kota Batu Pasang EWS untuk Antisipasi Longsor Jelang Musim Penghujan

Antisipasi pergantian musim kemarau ke penghujan, BPBD Kota Batu pasang EWS untuk mendeteksi pergerakan tanah secara dini.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/PUSDALOPS BATU
Kendaraan berat mebersihkan material tanah yang longsor di kawasan Jalan Abdul Manan, Kota Batu, 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Mengantisipasi pergantian musim, dari kemarau ke penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memasang Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi pergerakan tanah secara dini.

Alat tersebut bisa mengantisipasi potensi longsor yang biasa terjadi saat musim penghujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, titik rawan longsor di Kota Batu tersebar di Kecamatan Bumiaji, yaitu Desa Gunungsari, Desa Sumberbrantas dan Desa Tulungrejo, lalu Kecamatan Batu berada di Desa Sumberejo. Ada 5 EWS yang dipasang oleh BPBD Kota Batu.

“Total ada 5 EWS yang terpasang, 2 di Dusun Brau, Desa Gunungsari dan satu lagi di Desa Sumberbrantas, Sumberejo dan Tulungrejo,” terangnya, Senin (13/9/2021).

EWS akan memberikan informasi mengenai pergerakan tanah. Jika ada informasi yang masuk mengenai pergerakan tanah, maka penanganan dini bisa dilakukan, sehingga meminimalisir potensi dampak parah akibat bencana alam longsor.

Agung mengatakan, meskipun intensitas hujan belum memasuki masa puncaknya saat ini, tetapi kewaspadaan harus terus diutamakan.

BPBD Kota Batu juga akan melakukan penambahan 5 EWS di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2021.

“Setiap unit kami anggarkan kurang lebih Rp 110 juta. Sehingga akhir tahun ini bakal ada 10 EWS yang terpasang di Kota Batu,” katanya.

BPBD Kota Batu mengajak masyarakat tidak hanya mewaspadai longsor, namun juga potensi banjir.

Warga diimbau untuk menjauhi tebing tinggi atau daerah dekat aliran sungai karena debit air bisa meninggi sewaktu-waktu.

Baca juga: Meski Sudah Boleh Buka, Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Masih Tutup: Tak Mau Kecewakan Pengunjung

BPBD Kota Batu dalam laporan resminya sering menggelar kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait potensi terjadinya bencana melalui edukasi Desa Tangguh Bencana.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Batu memberikan petunjuk bagaimana antisipasi awal bila sewaktu-waktu bencana terjadi.

“Misalkan evakuasi, cara berlindung, dan sebagainya,” kata Agung.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved