Breaking News:

Berita Nganjuk

Hujan Mulai Mengguyur, BPBD Nganjuk Imbau Warga Bersihkan Saluran Air dari Sampah, Antisipasi Banjir

Hujan mulai mengguyur, BPBD Nganjuk imbau warga antisipasi terjadinya banjir dengan membersihkan saluran air dari sampah.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Upaya pembersihan sungai di Nganjuk untuk mencegah banjir di musim penghujan akibat sampah yang menyumbat saluran air, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Mulai turunya hujan di wilayah Kabupaten Nganjuk langsung diantisipasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hal itu dilakukan dengan mengimbau masyarakat untuk membersihkan seluruh saluran air dari penyumbatan sampah dan erosi tanah di sepanjang aliran sungai.

Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid menjelaskan, sebagian wilayah di Kabupaten Nganjuk sejak tiga hari terakhir telah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Kondisi tersebut telah menimbulkan genangan air di sejumlah titik lokasi akibat tersumbatnya sampah dan lainnya.

"Untuk itu, kami harap warga membersihkan saluran air di lingkungannya masing-masing sebagai antisipasi terjadinya genangan air lebih dalam hingga banjir," kata Abdul Wakid, Senin (13/9/2021).

Kalaupun material sampah yang menyumbat saluran air volumenya cukup besar, dikatakan Abdul Wakid, warga bisa melapor ke pemerintah desa untuk meminta bantuan pembersihan ke instansi terkait di Pemkab Nganjuk.

Dengan demikian, saluran air termasuk sungai bisa dinormalisasi, sehingga terjadinya banjir akibat sampah bisa dicegah.

Memang, diakui Abdul Wakid, persoalan sampah di saluran air dan sungai hingga kini masih menjadi persoalan. Ini karena kurangnya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah di saluran air dan sungai di sekitar rumahnya.

Baca juga: Nganjuk Turun ke PPKM Level 2, Serbuan Vaksin Merdeka Semeru 2021 Terus Digelar Polisi

"Tentunya kami tidak ingin bencana banjir yang terjadi pada musim penghujan awal tahun ini kembali terjadi. Makanya sejak dini musibah banjir itu bisa diantisipasi dengan membersihkan saluran air dan sungai," tandas Abdul Wakid.

Sementara terkait permintaan bantuan air di wilayah kekeringan, menurut Abdul Wakid, telah dilakukan sejak dua hari terakhir.

Bantuan distribusi air bersih tersebut akan terus dilakukan oleh BPBD sampai wilayah kekeringan terjadi hujan merata dan kebutuhan air bersih warga terpenuhi.

"Maka dari itu, meski saat ini mulai turun hujan, tetapi belum merata, kami tetap mendistribusikan air bersih ke lokasi kekeringan yang meminta bantuan air bersih," tutur Abdul Wakid.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved