Breaking News:

Berita Surabaya

Scoopy Penghuni Kos Lakarsantri Dicuri, Korban Ungkap Keanehan; 3 Hari Lalu Kunci Motor Hilang

Sebuah motor Honda Scoopy bernopol AG-2272-EBS milik penghuni kos, di Jalan Lidah Kulon Gang 2 No 53, Lidah Kulon, Lakarsantri, digondol maling

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Sebuah motor Honda Scoopy bernopol AG-2272-EBS milik penghuni kos, di Jalan Lidah Kulon Gang 2 No 53, Lidah Kulon, Lakarsantri, digondol maling, Senin (6/9/2021) dini hari.

Motor tersebut milik Supato, warga Keras, Kabupaten Kediri, yang indekos di kosan yang berada di kawasan tersebut.

Kakak korban Agus mengungkapkan, adiknya itu menyadari motor tersebut tidak lagi ada di area parkir kosan, saat hendak beraktivitas sekitar pukul 05.30 WIB.

"Motor sehari hari di pakai buat kerja di daerah Legundi (Sidoarjo)," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (14/9/2021).

Tiga hari sebelum insiden tersebut, setahu Agus, adiknya itu sempat mengalami insiden aneh. 

Bahwa kunci kontak motor itu yang masih menancap pada lubang kuncinya, raib diambil orang, saat diparkir di area kosan.

Warga Sooko, Mojokerto itu menduga, pelaku pencurian motor milik adiknya itu, merupakan orang yang sama dengan insiden pencurian kunci kontak motor, yang terjadi tiga hari sebelumnya.

"Kemungkinan yang ngambil atau yang curi motor pelakunya sama yang ngambil kotak motor tersebut," tuturnya.

Baca juga: 6 Pohon Tumbang Akibat Hujan Angin di Tulungagung, Terjadi Kemacetan Lebih dari 2 Km

Mengenai informasi perihal dugaan jumlah pelaku pencurian. Agus mengaku, adiknya tidak dapat mengetahuinya, lagi pula, tidak ada rekaman bukti kamera CCTV di sekitar kawasan tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, ia mengungkapkan, adiknya itu sudah melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian setempat.

"Kalau pelaku tidak tau berapa orang. Sudah lapor surat kehilangan di Polsek Lakarsantri," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya, Iptu Suwono mengaku, pihaknya masih memastikan adanya laporan dugaan tindak kejahatan tersebut.

"Masih saya cek," ujarnya saat dihubungi awak media.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved