Breaking News:

Berita Nganjuk

Dispendukcapil Nganjuk Buka Layanan Adminduk Online di 284 Desa/Kelurahan dan 20 Kecamatan

Dispendukcapil Nganjuk buka layanan adminduk online di 284 desa/kelurahan dan 20 kecamatan. 2 desa terakhir sudah beri layanan adminduk online.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki saat memonitor layanan adminduk online dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Nganjuk berhasil buka layanan administrasi kependudukan (adminduk) online di seluruh desa.

Hal itu setelah dua desa terakhir, yakni Desa Kutorejo dan Desa Balongrejo di Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk telah memberikan layanan adminduk online mulai Selasa (14/9/2021).

Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki menjelaskan, mulai Selasa (14/9/2021), dengan sudah tersambungnya server layanan adminduk online di dua desa terakhir tersebut, maka 264 desa, 20 kelurahan di 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk sudah bisa memberi layan adminduk online.

"Ini merupakan hasil kerja keras bersama semuanya dalam mewujudkan layanan berbasis online untuk adminduk. Keberhasilan ini merupakan komitmen Pemkab Nganjuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Slamet Basuki, Selasa (14/9/2021).

Dijelaskan Slamet Basuki, layanan adminduk online dari Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk yang mulai disosialisasikan pada 16 Juli 2021 dan langsung direalisasikan hingga saat ini, 100 persen desa telah memberikan layanan online yang cukup cepat.

Ini setelah tidak kurang dari 60 hari sejak diimplementasikan, layanan adminduk online telah menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Tentunya capaian ini cukup luar biasa di tengah kondisi pandemi Covid-19, kerja sama saling sinergi antar semuanya mampu mewujudkan layanan adminduk online kepada masyarakat di Kabupaten Nganjuk," ucap Slamet Basuki.

Baca juga: Hujan Mulai Mengguyur, BPBD Nganjuk Imbau Warga Bersihkan Saluran Air dari Sampah, Antisipasi Banjir

Meski demikian, dikatakan Slamet Basuki, pekerjaan menjadikan layanan berbasis elektronik dalam rangka program unggulan daerah "Nganjuk Smart City" akan terus dilakukan dan dikembangkan ke dalam bentuk layanan online sektor lain dari Pemkab Nganjuk.

Dengan demikian, ke depan berbagai layanan pada masyarakat dari Pemkab Nganjuk bisa lebih mudah dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Itu sesuai dan seiring dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Nganjuk. Jadi tugas besar masih menunggu untuk terus dikembangkan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat, agar lebih maksimal," tutur Slamet Basuki.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved