Breaking News:

Berita Jatim

Formatur PPP Jatim Resmi Gugat DPP, Buntut Tiga Bulan SK Kepengurusan DPW Molor

Dinamika molornya kepengurusan DPW PPP Jatim, benar-benar berbuntut panjang. Sebab, saat ini tim formatur hasil Muswil PPP Jatim resmi menggugat DPP

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Sejumlah pengurus DPC saat mendatangi kantor DPW PPP Jatim di Surabaya, Jumat (3/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinamika molornya kepengurusan DPW PPP Jatim, benar-benar berbuntut panjang. Sebab, saat ini tim formatur hasil Muswil PPP Jatim resmi menggugat DPP lewat mahkamah partai. 

Salah seorang formatur PPP Jatim Zuman Malaka mengatakan, gugatan tersebut telah masuk sejak beberapa hari lalu. Gugatan itu dilayangkan, lantaran DPP belum juga menurunkan SK pada nama yang dirumuskan tim formatur. 

"Jadi, gugatan itu sudah masuk," kata Zuman saat dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu (15/9/2021). 

Sebelumnya, memang telah disebutkan opsi gugatan atas dinamika yang terjadi antara DPP dengan formatur terkait susunan kepengurusan DPW PPP Jatim. Dinamika itu berpengaruh pada kosongnya kepengurusan selama tiga bulan terakhir. 

Menurut Zuman, saat ini pihaknya tinggal menunggu kabar dari Mahkamah Partai terkait proses selanjutnya. Sekalipun demikian, pihaknya sudah menyiapkan materi. "Kita akan ikuti proses ini, kita juga akan menunggu kapan kira-kira persidangannya," ujarnya.

Sejumlah alasan mendasari langkah menggugat DPP tersebut. Pada intinya, gugatan itu lantaran DPP belum juga menurunkan SK. Zuman mengatakan, dengan molornya SK tersebut, pihaknya menilai DPP telah menyalahi wewenang. 

Seharusnya, menurut Zuman, begitu formatur merampungkan nama-nama dan disetor, SK dari DPP sudah harus turun. Hanya saja, hingga saat ini SK tersebut belum juga turun. 

Sejauh ini rumor yang berkembang, memang pemicu molornya SK itu adalah perbedaan pandangan antara DPP dengan formatur terkait susunan dan posisi kepengurusan DPW PPP Jatim. Yaitu, masing-masing sama-sama memiliki nama yang diinginkan untuk mengisi kepengurusan DPW PPP Jatim. 

Baca juga: Polisi Sidoarjo Pamer Tangkapan Narkoba di Tengah Pandemi

Zuman tak memungkiri indikasi perbedaan itu memang ada. Hanya saja, dia menyebut pihaknya telah sesuai regulasi organisasi. Dimana Muswil sebagai forum tertinggi tingkat wilayah telah menghasilkan formatur. Dari tim formatur itulah, susunan kepengurusan dirumuskan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved