Breaking News:

Berita Kota Malang

Kampung Budaya Polowijen Mulai Persiapkan Diri Jelang Dibukanya Tempat Wisata di Kota Malang

Kampung Budaya Polowijen mulai persiapkan diri menjelang dibukanya tempat wisata di Kota Malang. Persiapan dilakukan mulai dari menata pernak-pernik.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Hayu Yudha Prabowo
Warga yang tinggal di Kampung Budaya Polowijen Malang saat membatik. Aktifitas tersebut rutin dilakukan warga sekitar meski tidak diperbolehkan adanya kunjungan wisatawan saat PPKM Level 3 di Kota Malang, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kampung Budaya Polowijen Malang kini mulai mempersiapkan diri untuk menerima kunjungan, sembari menunggu tempat wisata di Kota Malang sudah diperbolehkan buka.

Persiapan itu dilakukan, mulai dari menata pernak-pernik, seperti foto, gambar, lukisan, batik, topeng Malangan, hingga mainan tradisional.

Di Kampung yang dilaunching sejak tahun 2017 itu, menawarkan sejumlah edukasi bagi wisatawan.

Di antaranya ialah pelatihan membatik, pembuatan topeng Malangan, hingga seni menari.

Kegiatan itulah yang kini menjadi kegiatan rutin warga yang tinggal di Kampung Budaya Polowijen.

Meski kampung tematik itu telah menutup wisatanya dan kunjungan wisatawan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan oleh pemerintah.

"Pada intinya kami hanya mempersiapkan diri saja. Karena Kota Malang masih di PPKM Level 3. Semoga saja di Oktober 2021 nanti sudah meningkat di level 2  yang artinya wisata sudah mulai dibuka," ucap Ki Demang, penggagas Kampung Budaya Polowijen, Selasa (14/9/2021).

Paket wisata dan fasilitas yang berada di Kampung Budaya Polowijen juga cukup beragam.

Mulai dari adanya koleksi topeng Malangan dan perpustakaan, hingga adanya beberapa gazebo yang berada tepat di pinggiran sawah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved