Breaking News:

Berita Jatim

VIRAL Sopir Truk Curhat ke Gubernur Ganjar Ngaku Dipungli Oknum di Tol Jatim, Ini Respon Polda Jatim

Viral penggalan video Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dicurhati sopir truk yang sering menjadi sasaran pungutan liar (pungli) oknum polisi, saat

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar video saat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo jadi penyiar radio, di sebuah stasiun radio swasta ternama, MNC Trijaya FM, pada peringatan Hari Radio Nasional, Sabtu (11/9/2021) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Viral penggalan video Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dicurhati sopir truk yang sering menjadi sasaran pungutan liar (pungli) oknum polisi, saat melintas di jalan tol Jatim.

Penggalan video tersebut merupakan bagian dari momen obrolan Ganjar saat menjajal profesi sebagai penyiar radio di sebuah stasiun radio swasta ternama, MNC Trijaya FM, pada Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Apa yang dilakukan Ganjar itu, merupakan bagian dari cara dia dalam merayakan momen peringatan Hari Radio Nasional pada setiap tanggal 11 September.

Saat menjadi penyiar radio sehari itu, luar dugaan, Ganjar malah menerima banyak penelepon dari berbagai berbagai daerah. Mulai dari warga Jatim, Tangerang, Mentawai, hingga warga Padang.

Konten curhatan yang disampaikan pun beragam, mulai dari persoalan yang paling privat seperti nasib kisah percintaan.

Hingga keluhan fasilitas layanan publik salah satunya adalah persoalan pungli yang dialami sopir truk saat melintas di jalan tol Jatim.

Satu diantara penelepon adalah Septian warga Sukoharjo yang mengaku sebagai sopir truk. Kepada Ganjar, ia curhat tentang maraknya pungli di jalur tol Jawa Timur.

Baca juga: Rhenald Kasali Sebut Pandemi Melahirkan Voluntary Shifting 10 Bidang Usaha Bergerak

"Pak saya sopir truk, mau curhat. Kalau perjalanan di tol itu, di Jateng ndak pernah ada pungli. Tapi di Jatim saya selalu dimintai uang kalau lewat tol. Kalau ndak mau ngasih, dikejar dan kalau kena bayar Rp100 Ribu. Kalau ngasih langsung biasanya Rp20 Ribu. Bapak tolong pak dibantu, ini saya menyampaikan keluh kesah sopir," ujar Septian, dikutip dari Tribunnews, Minggu (12/9/2021).

Meskipun keluhan atas layanan publik itu terjadi di Jatim. Ganjar pun menanggapi curhatan tersebut sebagai persoalan pelayanan publik yang serius dan harus segera dicarikan solusinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved