Breaking News:

Berita Kota Madiun

Masuk Bulan Safar, Wali Kota Maidi Bolehkan Hajatan dengan Hiburan Asalkan Dibatasi 20 Orang

Masuk Bulan Safar kalender Islam, Wali Kota Maidi memperbolehkan gelar hajatan dengan hiburan asalkan dibatasi 20 orang.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi saat ditemui TribunJatim.com pada Jumat (10/9/2021). Maidi ingin menuntaskan vaksinasi Covid-19 untuk siswa sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) digelar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Masuknya Bulan Safar dalam kalender Islam biasanya diiringi dengan banyaknya pagelaran hajatan dan resepsi pernikahan.

Namun begitu, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dalam masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar terhindar dari penularan Covid-19 (virus Corona).

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, saat ini, Kota Madiun masih berada dalam PPKM Level 3.

Masyarakat diperbolehkan menggelar hajatan asalkan sesuai aturan dalam masa PPKM Level 3.

"Boleh saja hajatan. Asalkan tamunya tidak lebih dari 20 orang," kata Maidi, Kamis (16/9/2021).

Maidi juga tidak melarang adanya hiburan dalam hajatan tersebut, asalkan tetap sesuai prokes.

"Misalnya elekton satu saja ya boleh. Tapi tidak boleh ramai-ramai, hanya 20 orang," tegasnya.

Selain itu, dalam penyelenggaraan hajatan tersebut tidak diperbolehkan makan di tempat atau dine in.

Menurut Maidi, dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini memang diperlukan gotong royong dan disiplin bersama agar Kota Pecel (sebutan Madiun) bisa segera turun ke PPKM Level 2 bahkan level 1.

Jika sudah turun ke PPKM Level 2 maupun level 1, aktivitas kegiatan masyarakat juga akan semakin dilonggarkan.

Pemkot Madiun sendiri terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Warga Kota Madiun Temukan Barang Peninggalan Sejarah, BPCB Jatim: Ada Tiga Titik Laporan Penemuan

Per 15 September 2021, vaksinasi dosis pertama di Kota Madiun mencapai 77,05 persen, sedangkan dosis kedua mencapai 45,52 persen.

Dengan semakin tingginya capaian vaksinasi diharapkan kekebalan komunal atau herd immunity di tengah masyarakat bisa terbentuk.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved