Breaking News:

Berita Nganjuk

Disnakerkop UM Nganjuk Layani Pencari Kartu Kuning Online & Offline, Ini Syarat Membuat Kartu Kuning

Disnakerkop UM Nganjuk melayani pencari kartu kuning secara online dan offline, ini syarat membuat kartu kuning.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Contoh kartu kuning untuk melamar kerja, Rabu (15/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Kabupaten Nganjuk berikan kemudahan warga mencari kartu kuning untuk melamar kerja.

Hal itu dilakukan dengan memberikan pelayanan kartu kuning secara online (daring) dan offline (luring) yang lebih efisien serta efektif.

Kepala Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Supiyanto menjelaskan, untuk pencari kartu kuning secara offline bisa datang langsung ke kantor Disnakerkop UM.

Sementara untuk pencari kartu kuning secara online dapat melalui laman Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan alamat https://karirhub.kemnaker.go.id.

"Pencari kartu kuning secara online akan diminta mengisi data. Di antaranya akun, data diri, riwayat pengalaman pekerjaan jika ada, keterampilan, dan pendidikan. Selanjutnya bisa ikuti perintah yang ada dan isi semua data yang diminta. Jika sudah semua, klik tombol simpan," kata Supiyanto, Rabu (15/9/2021).

Dijelaksan Supiyanto, jika semua proses melalui laman tersebut telah dilalui, maka pencari kartu kuning tinggal mengambil kartu kuning yang telah jadi. Pengambilan dilakukan di kantor Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk.

"Jadi pencari kartu kuning secara online itu lebih efektif dan efisien, tidak banyak menyita waktu," ucap Supiyanto.

Sedangkan untuk pencari kartu kuning secara offline di kantor layanan Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, menurut Supiyanto, akan diminta mencantumkan beberapa informasi tentang data diri. Seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP, data kelulusan, hingga riwayat sekolah sampai jenjang pendidikan terakhirnya.

"Itu untuk memastikan kebenaran data dari pencari kartu kuning secara langsung di Kantor layanan Disnakerkop UM Nganjuk," ucap Supiyanto.

Hingga bulan September 2021 ini, tambah Supiyanto, pencari kartu kuning di Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk sebanyak 1.718 orang.

Para pencari kartu kuning tersebut berasal dari jenjang pendidikan SD hingga Sarjana S1.

Baca juga: Peserta Seleksi PPPK Guru yang Positif Covid-19 di Nganjuk Bakal Diikutkan dalam Seleksi Berikutnya

Sementara Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Marsini menambahkan, para pencari kartu kuning harus melampirkan beberapa syarat yang diminta dan harus dipenuhi.

Sejumlah syarat membuat kartu kuning antara lain, fotocopy KTP dan KK, kemudian pas foto terbaru ukuran 3x4 centimeter sebanyak dua lembar, fotocopy ijazah dari SD hingga pendidikan terakhir. Juga bisa ditambahkan fotocopy sertifikat kompetensi kerja bagi yang memiliki.

"Atau surat pengalaman kerja bagi yang punya, sebagai pendukung atau tambahan,” tutur Marsini.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved