Breaking News:

Berita Trenggalek

DPRD Trenggalek Minta Anggaran Bosda Madin Dimunculkan Kembali pada APBD Perubahan

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta eksekutif untuk kembali memunculkan anggaran Bosda Madin pada APBD Perubahan yang proses pembahasannya berjalan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Jumat (2/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - DPRD Kabupaten Trenggalek meminta eksekutif untuk kembali memunculkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Diniyah (Madin) pada APBD Perubahan yang proses pembahasannya masih berjalan.

Pada awal tahun lalu, anggaran Bosda Madin ikut teralihkan untuk penanganan Covid-19 (virus Corona).

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam mengatakan, anggaran Bosda Madin penting untuk dimunculkan kembali pada pembahasan APBD Perubahan kali ini.

Sebab, dana Bosda Madin menjadi salah satu penunjang bagi sekolah diniyah dan para guru yang pendapatannya tak seberapa.

Pada APBD 2021, Pemkab Trenggalek sebenarnya telah menganggarkan Bosda Madin senilai Rp 693 juta.

Namun, dana itu teralihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Dewan berharap, pemkab akan memasukkan kembali anggaran itu pada APBD P.

“Karena saat pandemi seperti ini, suport spiritual sangat penting. Nah ini salah satunya ada di pondok pesantren dan madin. Jadi anggaran Bosda Madin harus ada kembali,” kata Samsul.

Samsul juga menyoroti rendahnya serapan APBD. Hingga saat ini, kata dia, anggaran yang terserap baru sekitar 40 persen.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Trenggalek Segera Dimulai, Ini Jadwal untuk Siswa SMA hingga PAUD

Maka ia meminta kegiatan yang batal terlaksana akibat pandemi untuk dialihkan anggarannya untuk program lain. Syukur-syukur, program tersebut bisa membantu masyarakat dalam proses pemulihan dampak virus Corona.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto mengatakan, pihaknya telah mengkoordinasikan usulan masuknya anggaran Bosda Madin pada APBD P tahun ini.

Pihaknya mengaku telah menyampaikan hal tersebut ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kami akan kawal terus supaya bisa terealisasi,” kata Totok.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved