Breaking News:

Ikatan Dokter Indonesia Dukung Pembelajaran Tatap Muka di Pesantren

Pembukaan pesantren di tengah pandemi Covid-19 dapat dilakukan. Syaratnya, para santri dan pengasuh sudah divaksin dan seluruh protokol kesehatan dite

Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Ndaru Wijayanto
tangkapan layar
Istighotsah Nahdaltul Ulama dan Penguatan Informasi Covid-19 di Indonesia secara virtual, Kamis malam (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pembukaan pesantren di tengah pandemi Covid-19 dapat dilakukan. Syaratnya, para santri dan pengasuh sudah divaksin dan seluruh protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban, mengatakan sudah 75 juta orang menerima vaksinasi dosis pertama hingga 15 September 2021.

"Kondisi membaik, tetapi harus tetap waspada. Silahkan buka pesantren. Selama memenuhi prokes," kata Zubairi, dalam Istighotsah Nahdaltul Ulama dan Penguatan Informasi Covid-19 di Indonesia secara virtual, Kamis malam (16/9/2021).

Ia mengingatkan, orang dengan banyak komorbid atau penyakit penyerta justru semakin memerlukan vaksin. Vaksinasi hanya perlu ditunda selama kondisi tubuh belum memungkinkan.

“Silahkan konsultasi ke fasilitas kesehatan. Siapa yang belum vaksinasi, secepatnya daftar. Karena semakin mudah. Pada prinsipnya, dalam kondisi pandemi, yang terbaik adalah yang di dekat kita,” ujarnya.

Majelis Ulama Indonesia menegaskan kembali bahwa vaksin halal dan boleh dipakai. Mencegah penyebaran Covid-19 juga dinyatakan sebagai ibadah.

Ketua Bidang Dakwah MUI KH Cholil Nafis mengatakan, sangat jelas bahwa semua penyakit ada obatnya. Covid-19 pun tidak lepas dari hal itu. “Kita disuruh berobat,” ujarnya.

MUI telah meneliti seluruh 9 vaksin yang diizinkan beredar di Indonesia. Ada vaksin yang dipastikan halal dan suci sejak proses awal hingga akhir. Di sisi lain, ada vaksin yang bersentuhan dengan zat haram selama prosesnya.

Meski demikian, MUI berpendapat vaksin-vaksin itu tetap boleh digunakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved