Breaking News:

Berita Probolinggo

Momen Haru Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Probolinggo Menitikkan Air Mata Punya Orangtua Asuh

Puluhan anak di Kota Probolinggo menjadi yatim piatu usai orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Danendra Kusuma
Momen haru, prosesi pengangkatan anak asuh Satlantas Polresta Probolinggo, Jumat (17/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Puluhan anak di Kota Probolinggo menjadi yatim piatu usai orangtuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Hal tersebut meninggalkan trauma dan luka mendalam bagi anak-anak. Selain kondisi psikologis, masa depan mereka juga penuh ketidakpastian.

Oleh karena itu, Satlantas Polresta Probolinggo memberikan perhatian terhadap mereka dengan mengangkatnya menjadi anak asuh.

Momen mengharukan mewarnai prosesi pengangkatan yang dilakukan di Gedung Serba Guna Polresta Probolinggo, Jumat (17/9/2021). Sejumlah anak tak kuasa menitikkan air mata.

Termasuk, Siti Maisaroh (14) warga Kecamatan Sumberasih. Bahkan, air mata Siti terus berlinang dari awal hingga akhir acara.

Ibunya meninggal dunia terpapar Covid-19. Kini siswi kelas IX SMP ini tinggal bersama ayah dan kakak kandungnya.

"Saya senang mempunyai orangtua asuh. Harapannya bisa membantu memenuhi sekolah. Sebab ada keperluan sekolah yang belum terbayar," katanya sembari menyeka air mata dengan punggung tangan.

Siti diangkat menjadi anak asuh KAUR BPKB Sat Lantas Polresta Probolinggo, Aipda Anton Damei. Melihat Siti tak berhenti menangis, Anton berupaya menenangkan dengan mendekapnya.

"Saya akan membantu Adik Siti dengan sekuat dan sebisa saya. Semoga saya juga diberikan umur panjang sehingga bisa membantunya hingga lulus sekolah," katanya.

Anton telah berpesan kepada keluarga Siti untuk membantu memberikan dukungan moral. Itu agar Siti tak berlarut dalam kesedihan.

"Psikologis adik Siti harus dijaga oleh keluarga. Saya buka pintu selebar-lebarnya, kalau adik Siti ingin tinggal di rumah saya. Saya akan berupaya membantu memulihkan kondisi psikologisnya. Supaya senyum Siti kembali merekah," pungkasnya. (nen) 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved