Breaking News:

Berita Kota Kediri

Petani Kota Kediri Diimbau Gunakan Agensi Hayati untuk Kendalikan Hama, Pertimbangkan Dampak

Petani Kota Kediri diimbau menggunakan agensi hayati untuk kendalikan hama tanaman, pertimbangkan dampak yang ditimbulkan.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petani di Kelurahan Ngampel, Kota Kediri, menyemprotkan agen hayati jenis jamur untuk memberantas hama wereng batang coklat di lahan sawah, Rabu (30/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT), petani di Kota Kediri diimbau untuk menggunakan agensi hayati.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Mohammad Ridwan, menjelaskan, penggunaan pestisida anorganik secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan.

"Pestisida anorganik memang cepat dalam mengurangi populasi hama, namun kita perlu mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Jadi lebih bijak jika kita mulai beralih ke agensi hayati untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman," ungkap Mohammad Ridwan, Kamis (16/9/2021).

Dijelaskan, penggunaan agensi hayati dalam jangka panjang dinilai lebih aman dan tidak berisiko.

"Sebenarnya agensi hayati ini adalah organisme berupa jamur, bakteri, virus, nematoda, serangga dan hewan lainnya yang berasal dari alam, sehingga penggunaannya akan jauh lebih aman," jelasnya.

Sementara untuk mendapatkan hasil yang diharapkan memerlukan waktu.

Namun banyak studi yang telah membuktikan bahwa agensi hayati ini dinilai efektif dan efisien dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman.

Karena pemakaian pestisida sintetik dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman kurang bijaksana dalam jangka waktu lama, serta akan banyak menimbulkan masalah dalam bidang pertanian.

"Disadari atau tidak, penggunaan pestisida sintetik secara terus menerus akan berdampak buruk pada lingkungan, pertanaman dan hasil pertanian itu sendiri," ujarnya.

Baca juga: 134 UKM Kota Kediri Ikuti Program Kelas Pemulihan Ekonomi, Dibagi Berdasarkan Jenjang Kelas

Diharapkan, dengan semakin meningkatnya minat petani dalam menggunakan agensi hayati untuk megendalikan hama dan penyakit tanaman, dapat ikut menekan dampak negatif dari penggunaan bahan kimia sintetik.

Sehingga dapat tercipta sistem budi daya pertanian yang sehat dan lebih ramah lingkungan, serta terjaganya ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved