Breaking News:

Berita Surabaya

Berharap Polisi Segera Tangkap Penjambret Ponsel Bocah di Surabaya, Ibunda: Takutnya Anakku Dibawa

Berharap polisi segera menangkap penjambret ponsel bocah di Surabaya, ibunda korban: takutnya anakku yang dibawa.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Tangkapan layar tayangan video wawancara TribunJatim.com bersama Yanti (50) ibu LA, korban jambret ponsel di Jalan Karah V Gang 1, Karah, Jambangan, Surabaya, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yanti (50) ibunda AL (9) bocah yang menjadi korban penjambretan ponsel di Jalan Karah, Gang 1, Karah, Jambangan, Surabaya, berharap, pihak aparat meningkatkan pengamanan di kawasan permukimannya.

Ibu empat anak itu mengatakan, sejatinya permukiman di Gang V, kawasan rumahnya, terbilang aman.

Pihak pengurus RT, telah menyediakan sistem keamanan dari segala aspek. Mulai dari pagar akses di kedua pintu masuk, kemudian kamera CCTV.

Termasuk gundukan (speed bumb) atau lazim disebut polisi tidur, guna mencegah potensi pengendara yang kebut-kebutan tatkala melintas di sepanjang jalan gang.

"Itu kejadian di Gang 1, saya Gang 5, bukan di RT saya. Saya enggak tahu, eh ternyata ada CCTV," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, di kediamannya, Jumat (17/9/2021).

Wanita yang sehari-hari berjualan olahan makanan dan sayuran itu, berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku penjambretan yang sempat menargetkan anaknya sebagai korban, dan meresahkan warga permukimannya.

Untung saja, insiden pada Rabu (15/9/2021) sore itu, hanya menggasak ponsel yang sedang dipegang anaknya, dan tidak sampai melukai anaknya.

Ia mengaku khawatir, jikal tak segera ditindak, insiden kriminalitas yang lebih ekstrem seperti penculikan, tak menutup kemungkinan bisa terjadi.

"Harapannya pelaku bisa ketangkap. Semoga enggak terjadi lagi. Takutnya anakku yang dibawa, itu yang aku takutkan. Kalau ponsel bisa ditukar, kalau anak, bagaimana," pungkas wanita berambut panjang yang diikat ke belakang itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved