Breaking News:

Berita Lamongan

Aplikasi Pedulilindungi Tidak Alami Kendala di Maharani Zoo dan Goa Lamongan dan WBL

Penggunaan aplikasi pedulilindungi di tempat wisata Mazoola  di Lamongan Jawa Timur  sampai hari ini tidak mengalami kendala

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Pengunjung Mazoola harus taati prokes 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata Mazoola  di Lamongan Jawa Timur  sampai hari ini tidak mengalami kendala.

Diluar itu yang banyak adalah  wisatawan membawa anak-anak yang harus  balik kanan pada masa ujicoba pembukaan Maharani Zoo dan Goa Lamongan

Pengelola Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) mengakui jika sampai hari ini belum ada kendala terkait penggunaan aplikasi pedulilindungi untuk masuk ke Mazoola

 "Sampai saat ini belum ada kendala untuk penggunaan aplikasi pedulilindungi, hanya saja pengunjung yang membawa anak-anak  tidak diperkenankan masuk sesuai dengan aturan," kata Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Juli Tri Wahyuningtya. 

Baca juga: Sebanyak 77 SD dan SMP di Kota Blitar Sudah Terapkan Pembelajaran Tatap Muka di Pekan Pertama

Aplikasi pedulilindungi belum mengizinkan anak-anak untuk masuk lokasi wisata, termasuk di Mazoola.

Juli tidak menyebut berapa pengunjung anak-anak yang terpaksa harus balik kanan karena tidak diperkenankan masuk. Juli hanya menyebut kalau lumayan banyak pengunjung Mazoola usia anak-anak yang tidak diperkenankan masuk. "Lumayan mas (pengunjung anak-anak)," akunya.

Hal yang sama juga diakui oleh salah satu direktur Wisata Bahari Lamongan (WBL) Aris Wibawa. Aris menyebut jika sampai saat ini belum ada kendala untuk penggunaan aplikasi pedulilindungi di WBL. "Tidak ada kendala untuk penggunaan aplikasi pedulilindungi di WBL," kata  Aris, Minggu (19/9/2021).

Aris mengungkapkan,  jika jumlah pengunjung di WBL juga masih belum banyak karena memang baru ujicoba buka. "Masih sepi, " katanya.

Pembukaan kembali tempat wisata di Lamongan ini sesuai dengan SE Bupati Lamongan yang merujuk pada inmendagri tentang PPKM Darurat Covid-19. 

Dalam SE tersebut dijelaskan tempat wisata saat ini sudah diperbolehkan buka dengan pengaturan pemberlakukan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25 persen, Penyediaan fasilitas prokes seperti thermal scanner, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer serta berkoordinasi dengan satgas. 

Mazoola menjadi salah satu obyek wisata outdoor yang masuk dalam uji coba pembukaan untuk umum. Saat ini Mazoola telah masuk pada aplikasi PeduliLindungi sehingga salah satu syarat agar dapat masuk pada wisata Mazoola yakni menggunakan aplikasi ini.

Pengunjung harus menunjukkan aplikasi PeduliLindungi. Sedang  anak- anak dibawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan masuk obyek wisata. Protokol Kesehatan tetap  harus dilaksanakan oleh pengunjung yakni memakai masker, penggunaan thermal scanner serta pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25 persen kapasitas dan jam operasional sampai pukul 16.00 WIB. (Hanif Manshuri)

Kumpulan berita Lamongan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved