Breaking News:

Berita Malang

Percepat Respon Time Kebakaran, UPT Damkar Kota Malang Berencana Tambah Dua Pos Damkar Baru

Sebagai upaya mempercepat respons time kejadian kebakaran, UPT Damkar Kota Malang terus berupaya meningkatkan pelayanan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebagai upaya mempercepat respons time kejadian kebakaran, UPT Damkar Kota Malang terus berupaya meningkatkan pelayanan.

Salah satunya, melakukan penambahan dua pos baru.

Saat ini, rencana penambahan dua pos baru yang dianggarkan sebesar Rp 1 miliar itu sudah diajukan dan sedang dalam tahapan pengkajian.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, pos baru damkar ini sudah diajukan.

"Sehingga bila di total, akan ada 3 pos pemadam kebakaran di Kota Malang. Kantor Damkar yang berada di Jalan Bingkil sebagai pusatnya dan dua pos tambahan itu sebagai pelengkap," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Dalam Dua Hari, 2 Sepeda Motor di Kota Malang Hilang Dicuri dengan Modus Serupa

Dirinya menjelaskan, penambahan pos baru itu bertujuan untuk efektifitas layanan masyarakat.

"Respons time kejadian kebakaran bisa lebih ditingkatkan. Kalau selama ini membutuhkan waktu 11 menit, dengan adanya pos baru itu bisa lebih cepat, bisa sekitar tujuh menit," terangnya.

Dirinya mengungkapkan, pos damkar baru itu rencanananya akan ditempatkan di daerah Sawojajar dan Soekarno Hatta (Suhat).

"Kami sudah mengajukan tahun ini, kemungkinan terealisasinya tahun depan, karena menunggu persetujuan  dari Pemkot Malang," jelasnya.

Teguh mengungkapkan, dua pos itu akan menghabiskan dana hingga Rp 1 miliar. Sebab, fasilitasnya juga akan dilengkapi sama seperti yang ada di pos utama.

"Paling tidak dalam satu pos itu, ada 15 personel dan 1 unit mobil damkar. Selain itu, masalah personel itu juga perlu digarisbawahi. Sebab, selama ini personel Damkar Kota Malang berjumlah 49 orang dengan 9 unit armada damkar. Jadi kalau terealisasi, kami juga harus memikirkan penambahan SDM," bebernya.

Teguh pun berharap, Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang bisa mendukung rencana penambahan pos baru itu.

"Karena memang butuh sinergi dari semua pihak," pungkasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved