Breaking News:

Berita Surabaya

Polsek Lakarsantri Gercep Sehari Tangkap Pembeli dan Penjual Sabu, Terungkap Kisah Pelaku

M Andrianto (21) warga Tambaksari, Surabaya mengaku kapok mengonsumsi sabu-sabu. Kini ia sadar, jika kebiasaan baru yang ditekuninya itu dikala

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
M Andrianto (kiri) dan RF (kanan) saat dikeler oleh Anggota Tim Antibandit Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya di Mapolsek Lakarsantri 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-M Andrianto (21) warga Tambaksari, Surabaya mengaku kapok mengonsumsi sabu-sabu.

Kini ia sadar, jika kebiasaan baru yang ditekuninya itu dikala kepenatan hidup melanda, bisa membuatnya mendekam di penjara.

Pada Kamis (9/9/2021) siang, di kawasan Pasar Pandegiling Surabaya, ia berhasil disergap Tim Antibandit Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya, yang mengintainya sejak lama.

Tatkala dilakukan penggeledahan, Andrianto kedapatan menyimpan sebuah poket sabu seberat 0,3 gram.

Ia mengaku, barang yang diketahuinya berstatus haram bagi pandangan agama itu, dibeli dari rekannya seharga Rp 200 Ribu.

"Beli Rp 200 Ribu. Saya bekerja sebagai penjaga toko di Pasar Kembang," ujarnya seraya menundukkan kepada di Halaman Mapolres Lakarsantri, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Diharapkan Dapat Segera Disahkan

Keberhasilan membekuk Andrianto tak lantas membuat petugas jumawa. Melalui pengembangan keterangan itu, petugas memulai kembali pengintaian hingga berhasil menangkap si pemasok sabu.

Yakni seorang pemuda putus sekolah berinisial RF (22) warga Pabean Cantikan, Surabaya.

Penangkapan terhadap RF dilakukan pada hari yang sama dengan penangkapan M Andrianto, namun berbeda tempat di kawasan Jalan Ambengan Batu, Tambaksari, Surabaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved