Breaking News:

Berita Lumajang

PPKM Lumajang Level 2, Siap-siap Gunung Semeru akan Segera Dibuka

Ada kabar bagi pendaki pasca PPKM Kabupaten Lumajang turun menjadi level 2. Kabarnya, dalam waktu dekat jalur pendakian Gunung Semeru akan segera

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
istimewa
Jalur pendakian Gunung Semeru 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Ada kabar bagi pendaki pasca PPKM Kabupaten Lumajang turun menjadi level 2. Kabarnya, dalam waktu dekat jalur pendakian Gunung Semeru akan segera kembali dibuka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Novita Kusuma Wardani membenarkan rencana tersebut. Pihaknya, kini sedang menunggu instruksi resmi Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian. 

Selanjutnya, jika instruksi tersebut telah diterima dan Satgas Covid-19 Kabupaten Lumajang menizinkan tempat wisata dibuka secara bertahap, pihak TNBTS secepatnya akan mengumumkan jadwal dibukanya kembali pendakian Gunung Semeru.

"Kalau merujuk pada pengumuman rutin kemungkinan Senin (20/9) akan diumumkan. Nanti besoknya bisa kami umumkan Semeru dibuka.

Pendakian di masa pandemi Covid-19 memang akan segera diperbolehkan. Namun yang perlu dicatat pihak TNBTS telah menyiapkan belbagai ketentuan. Setiap hari jumlah kuota pendaki hanya dibatasi 25 persen. Tidak kalah wajib, pendaki harus bisa menunjukkan sudah melakukan vaksinasi dengan menunjukkan data lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Sekedar diketahui, selama pandemi Covid-19, sudah 3 kali jalur pendakian Gunung Semeru ditutup. Setidaknya, ada sekitar 3 ribu calon pengunjung gagal mendaki.

Kendati demikian, Novi menyebut, pesona Gunung Semeru tetap memiliki daya tarik wisata. Dia mengaku sering mendapat pertanyaan dari kalangan pendaki terkait kapan dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Semeru.

Baca juga: Kasus Covid Bangkalan Melandai hiigga Nol Kematian dalam Sepekan, Bupati Gelorakan Pemulihan Ekonomi

"Nanti kondisional bisa jadi setiap hari kami  bagi antara kuota pendaki yang baru melakukan registrasi dan pendaki yang mengajukan reschedule jadwal," pungkas Novi.

Kumpulan berita Lumajang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved