Breaking News:

Berita Surabaya

Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masjid, Dewan Kemakmuran Masjid di Rungkut Permai Gelar Talk Show

Sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masjid, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Haq di perumahan Rungkut Permai - Rungkut Mapam Barat Surabaya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Ustadz H.M. Muhammad Jazir, ASP (tengah), Wahyu P Kuswanda (Kanan) saat gelar talk show makmurkan ekonomi masjid. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masjid, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Haq di perumahan Rungkut Permai - Rungkut Mapam Barat Surabaya, menggelar Talk show interaktif.

Talk show bertema " Membuka Rahasia Dapur Manajemen Keuangan Masjid Jogokaryan" itu dilaksanakan Sabtu (18/9/2021) malam.

Talk show itu diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat di Masjid Al Haq di Perumahan Rungkut Permai - Rungkut Mapan Barat, Kel. Rungkut Tengah, Kec. Gununganyar, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan bertajuk kemandirian ekonomi masjid itu diisi langsung oleh Ustadz H.M. Muhammad Jazir, ASP selaku penggagas dan penggerak manajemen keuangan masjid Jogokarian Jl. Jogokaryan No.36, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

Baca juga: Senangnya Pedagang Suvenir di Kota Blitar usai Wisata Makam Bung Karno Kembali Dibuka

Pembina DKM Al Haq, Wahyu P. Kuswanda menyampaikan, DKM Al-Haq dirasa perlu belajar dari Masjid Jogokariyan. Mengingat, prestasi Masjid Jogokariyan dalam pengelolaan keuangan masjid telah menjadi referensi masjid-masjid di Indonesia. 

“Manajemen keuangan Masjid Jogokariyan sudah kondang seantero Nusantara. Kami DKM Al-Haq ingin belajar dari Masjid Jogokariyan”, kata Wahyu P. Kuswanda, Sabtu (18/9/2021).

Ia menambahkan, kegiatan Masjid Jogokariyan selama pandemi Covid-19 sangat menginspirasi. Masjid Jogokariyan memproduksi masker, hazmat dan cairan disinfektan yang selanjutnya dibagikan kepada masjid-masjid di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Masjid Jogokariyan juga membina UMKM dan menciptakan pasarnya dengan menyelenggarakan Pasar Rakyat. Bahkan, sekarang ini Masjid Jogokariyan telah menjadi distinasi wisata masjid yang selalu ramai didatangi wisatawan religi dari berbagai daerah di Indonesia," Imbuhnya.

Sementara Ustadz H.M. Muhammad Jazir Asp menuturkan, manajemen keuangan masjid dipandang perlu untuk menguatkan perekonomian masjid. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved