Breaking News:

Berita Kota Batu

Tuli di Kota Batu Bisa Bekerja dan Berdaya: Kami Dapat Mengembangkan Diri dan Menjadi Mandiri

Tuli di Kota Batu bisa bekerja dan berdaya: Kami dapat mengembangkan diri dan menjadi mandiri seperti yang lain.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Edi Winarko saat bekerja mengoperasikan komputer di ruang kerja Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Edi adalah salah satu pegawai tuli yang bekerja di Balai Kota Among Tani, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Ruang kerja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu begitu ramai pada Rabu (8/9/2021) pagi. Orang lalu lalang membawa dokumen, beberapa di antaranya mengutak-atik komputer.

Di sebuah tempat kerja yang mepet tembok, ada seorang lelaki yang memperhatikan dengan serius ponsel pintarnya. Ia adalah Bagus Dermawan Putra (29), seorang tuli yang bekerja sebagai tenaga harian lepas (THL) di Dinsos Kota Batu.

Kemudian ada seorang pegawai yang mencoba memanggilnya, karena tidak merespons, pegawai itu pun mendekat dan menyentuh pundaknya. Barulah Bagus menyadari ada seseorang yang ingin berinteraksi dengannya.

“Ini ada jurnalis mau wawancara,” ujar lelaki tersebut kepada Bagus sembari menggerakkan tangannya.

Bagus lalu mengangguk menyiratkan bersedia. Kepada Tribun Jatim Network, Bagus bercerita sudah bekerja di Dinas Sosial Kota Batu sejak Januari 2021.

Ketika cerita baru saja dimulai, ia meminta izin untuk memanggil satu orang temannya. Ia mengajak Divia Famela Novita (25) yang juga seorang tuli. Mereka duduk berdua, lalu Bagus melanjutkan cerita.

Bagus bekerja di bidang Pemberdayaan Bantuan dan Jaminan Sosial (PBJS). Tugasnya membuat laporan program-program yang telah dilaksanakan. Sesekali juga membantu membuat laporan dari bidang lain. Ia mengaku sering dimintai tolong terkait pengoperasian komputer di kantor.

Sedangkan Divia menjadi Sekretaris Pribadi Kepala Dinas Sosial, Ririk Mashuri. Pekerjaannya menginventarisir surat-surat masuk yang akan ditandatangani kepala dinas.

Awal mula mereka berdua bisa bekerja di Dinsos ketika komunitas Shining Tuli, yang menjadi tempat anak-anak tuli Kota Batu berkumpul mendapat tawaran kesempatan bekerja dari Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved