Breaking News:

Berita Nganjuk

Ungkap 9 Kasus Kejahatan di Bulan September, Polres Nganjuk Amankan 18 Tersangka, Ada 5 Anak-anak

Sebanyak 18 tersangka pelaku kejahatan diamankan Resmob Satreskrim Polres Nganjuk.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Achmad Amru
Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tana paparkan pengungkapan 9 kasus kejahatan yang dilakukan 18 tersangka dan tunjukkan para tersangka serta barang bukti dalam konferensi pers, Senin (20/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebanyak 18 tersangka pelaku kejahatan diamankan Resmob Satreskrim Polres Nganjuk.

Para tersangka tersebut terlibat dalam 9 kasus tindak pidana kejahatan, diantaranya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pengeroyokan, dan penipuan.

Kapolres Nganjuk, AKBP Jimmy Tana menjelaskan, dari 18 tersangka yang terlibat kasus pidana yang diamankan Satreskrim Polres Nganjuk sebanyak 13 orang dewasa dan 5 orang anak-anak. Di mana tersangka anak-anak tersebut terlibat kasus pengeroyokan.

"Untuk mereka para tersangka anak di bawah umur dilakukan diversi dan sudah kami  koordinasikan dengan Lapas anak," kata Jimmy Tana dalam konferensi pers, Senin (20/9/2021).

Sedangkan untuk kasus pencurian dengan pemberatan, dikatakan Jimmy Tana, di antaranya pencurian besi bekas rel kereta api sepanjang 2 meter milik PT KAI oleh tersangka di Kertosono.

Para tersangka pencurian rel ini sudah berulangkali melakukan pencurian rel bekas tersebut hingga tertangkap sekarang ini.

Untuk kasus penipuan, menurut Jimmy Tana, terjadi diawali dengan sewa menyewa mobil dan truk. Di mana mobil yang disewa dari korban ternyata oleh tersangka dipindah tangankan ke orang lain.

Hal itu menimbulkan kerugian pada korban dan uang sewa tidak lagi dibayar.

"Demikian halnya dengan kasus pencurian dan penipuan jual beli barang juga berhasil diungkap Resmob Polres Nganjuk serta mengamankan para tersangkanya," ucap Jimmy Tana.

Para tersangka tindak pidana tersebut, tambah Jimmy Tana, terancam hukuman penjara antara 5 tahun hingga 12 tahun sesuai dengan kasus pidana yang dilakukanya.

Di antaranya kasus pencurian dengan pemberatan dan kekerasan yang terancam dijerat dengan Pasal 363, 378, dan 372 KUHP.

"Tentunya kita berharap mereka para tersangka tindak pidana tersebut jera dan tidak mengulangi perbuatan kejahatan kembali nantinya setelah mendapatkan hukuman," tutur Jimmy Tana.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved