Breaking News:

Berita Arema

Arema FC Jeblok, Eduardo Almeida Terancam Dipecat

Manajemen Arema FC langsung mengambil langkah tegas setelah tim berjulukan Singo Edan tersebut menelan kekalahan dari PSS Sleman.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Pelatih baru Arema FC asal Purtugal, Eduardo Almeida memimpin latihan perdana Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (20/5/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM - Usai kalah 1-2 lawan PSS Sleman pekan ketiga Liga 1 2021/2022, Minggu (19/9/2021) lalu di Stadion Pakansari Bogor, manajemen Arema FC mengumpulkan seluruh bagian tim.

Pemain, tim pelatih dan juga manajemen dikumpulkan Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana untuk dievaluasi sebelum memasuki pertandingan pekan keempat.

Evaluasi ini digelar setelah Arema FC meraih hasil yang tak memuaskan sejak awal pekan.

Pekan pertama dan kedua, tim besutan Eduardo Almeida itu meraih hasil imbang lawan PSM Makassar dan Bhayangkara FC.

Pada pekan ketiga, hasil yang diraih Singo Edan justru semakin memburuk.

Baca juga: Dipermalukan PSS Sleman, Gelandang Arema FC: Kami Kurang Beruntung

"Sejak hasil seri dua kali sudah dilakukan evaluasi berupa saran dan masukan. Saran dan masukannya tentunya lebih pada bagaimana meningkatkan kualitas tim agar bisa meraih poin maksimal," kata media officer Arema FC, Sudarmaji, Selasa (21/9/2021).

Namun setelah melihat hasil yang semakin memburuk, Gilang yang selama ini telah mengguyur tim Arema FC dengan fasilitas mewah, akhirnya mengeluarkan keputusan keras dan tak segan akan memecat pemain dan pelatih, jika hasil tim kembali tak memuaskan.

"Dengan hasil laga lawan PSS kemarin, jajaran direksi langsung tegas memberi reaksi mengingatkan kepada pelatih dan pemain untuk segera evaluasi total serta intropeksi dan mengingatkan lagi jika kualitasnya menurun dan hasilnya tidak sesuai target."

"Maka akan disiapkan langkah tegas untuk menyelamatkan tim. Apa langkah tegasnya? Yang terburuk bisa saja berujung pada permohonan untuk mundur atau pemecatan. Tujuannya agar tim ini segera on the track serta meraih poin maksimal," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved