Breaking News:

Berita Kota Blitar

Banyak Permukiman Padat Penduduk di Stren Kali Lahar, Pemkot Blitar Lakukan Pendataan

Banyak permukiman padat penduduk di sepanjang stren Kali Lahar, Kota Blitar. Sekarang, Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar sedang mendata bangunan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Kondisi bangunan rumah di stren Kali Lahar, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, sudah dibongkar, Selasa (21/9/2021). 

"Tahun lalu, ada tiga rumah di stren Kali Lahar yang direlokasi. Dua rumah kami bangunkan baru, karena sudah punya tanah, dan satu lagi kami bantu biaya sewa rumah selama tiga tahun karena belum punya tanah," ujarnya.

Sekretaris DPUPR Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, PU sudah memasang patok batas sempadan di sepanjang stren Kali Lahar, mulai Kelurahan Ngadirejo sampai Kelurahan Blitar. 

Sesuai aturan, batas sempadan antara aliran sungai dan bangunan minimal 15 meter.

"Batas sempadan ini sebagai tanda kawasan di stren kali yang harus steril dari bangunan. Jika ada rumah warga yang sudah terbangun di batas sempadan, nanti bisa bergeser," katanya. 

Dikatakannya, ketika proses pematokan batas sempadan, tim DPUPR menemukan beberapa wilayah stren Kali Lahar yang padat permukiman. 

Beberapa wilayah stren Kali Lahar yang padat permukiman, yaitu di Kepanjenlor, Kauman, Pakunden, dan Sukorejo. 

Posisi permukiman warga berada di batas sempadan sungai yang seharusnya steril dari bangunan.

"Kalau ada rumah tidak aman harus ada kebijakan relokasi. Nanti, pemkot yang menentukan apakah relokasi atau ada bantuan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved