Breaking News:

Berita Malang

Gunakan Knalpot Brong, Ratusan Kendaaran di Kota Malang Ditilang, Ada Sanksi Sosial Membuat Video

Penggunaan knalpot bising atau knalpot brong di jalanan Kota Malang masih marak dilakukan. Terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2021 hingga 19 September

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kukuh
Satlantas Polresta Malang Kota saat menilang pengendara motor yang memakai knalpot brong di Jalan Simpang Balapan, pada Kamis (16/9/2021) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penggunaan knalpot bising atau knalpot brong di jalanan Kota Malang masih marak dilakukan.

Terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2021 hingga 19 September 2021, ada 295 kendaraan baik roda dua maupun roda empat berknalpot brong ditilang Satlantas Polresta Malang Kota.

Hal itu dibenarkan langsung oleh Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna.

"Ini adalah hasil dari Gakkum (Penegakan Hukum) Satlantas Polresta Malang Kota, yang dilaksanakan hampir setiap hari baik di waktu siang maupun malam," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (21/9/2021).

Dirinya mengatakan, untuk jumlah pengguna knalpot brong di Kota Malang masih terhitung cukup tinggi.

Sehingga, sebagai bentuk evaluasi dan penindakan lebih lanjut, Satlantas Polresta Malang Kota memberikan sanksi tilang, kepada pelanggar lalu lintas khususnya pengendara dengan knalpot brong.

"Selain itu, sanksinya juga berupa sanksi sosial, seperti pembuatan video permohonan maaf yang ditampilkan di videotron," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, setiap pelanggar yang diberikan surat tilang, akan menjalani sidang tilang dua minggu sejak surat tilang diberikan.

"Para pelanggar, akan diberikan undangan untuk mengikuti sidang tilang bersama dengan Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Malang dan Kejaksaan Negeri (Kejari Kota Malang)," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yoppi kembali mengimbau kepada masyarakat Kota Malang. Untuk tidak lagi menggunakan knalpot brong.

"Karena memang knalpot brong ini, peruntukannya bukan untuk digunakan di jalan raya. Oleh karena itu, jangan gunakan knalpot brong dan mari sama sama bijaksana saling menghormati sesama pengguna jalan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved