Breaking News:

Berita Magetan

Asyik Pesta Sabu di Tempat Kerja, Tiga Pekerja Bengkel di Magetan Dicokok Polisi

Asyik pesta sabu di tempat kerja, tiga pekerja bengkel di Magetan ditangkap polisi. seluruh pelaku merupakan warga Kecamatan Barat.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Doni Prasetyo
Kapolres Magetan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha dalam ungkap kasus penangkapan tiga orang pembengkel yang pesta sabu di tempat kerjanya, Selasa (21/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Selama dua pekan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Polres Magetan berhasil menangkap tiga orang pembengkel yang pesta sabu di tempat kerjanya.

Kapolres Magetan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengatakan, ketiga tersangka adalah pekerja bengkel.

"Kami menangkap ketiganya saat pesta sabu di bengkel di Jalan Raya Barat, wilayah hukum sektor Barat, Resor Magetan, Polda Jawa Timur," kata AKBP Yakhob Silvana Delareskha didampingi Kasat Resnarkoba AKP Dodik Wibowo, kepada Tribun Jatim Network, Selasa (21/9/2021).

Dikatakan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, ketiga tersangka penyalahgunaan narkotika itu seluruhnya warga Kecamatan Barat, dan ketiganya dilakukan pemeriksaan secara maraton sebelum dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidangkan.

"Diduga ketiganya mendapat narkotika jenis sabu dari pengedar warga Magetan. Saat ini masih terus dikembangkan asal-usul sabu itu," katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Magetan berhasil mengungkap pelaku pengedar sabu anggota jaringan lokal Magetan.

Pengedar sabu anggota jaringan Magetan ini sudah dilayar ke Lembaga Pemasyarakatan Magetan.

Keberhasilan menangkap ketiga pembengkel yang pesta sabu berasal dari pengembangan anggota jaringan itu.

Baca juga: Kronologi Pencurian Mobil di Surabaya, 2 Orang Terlihat Bolak-balik, Ini Ciri-ciri Pelaku

AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengatakan, dari penangkapan tersebut, pihaknya mengamankan sabu beserta alat isap sabu.

"Ini barang bukti yang berhasil kami amankan untuk proses penyidikan yang mengarah ke tersangka lainnnya. Berbagai barang bukti itu, plastik klip masih tersisa sabu, pipet atau bong kaca alat isap, satu pack tisu dan satu unit sepeda motor matik," tambahnya.

Ketiganya, ujar Kasat Resnarkoba AKP Dodik Wibowo, diancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

"Ketiga pembengkel ini dianggap melanggar hukum dan dikenai pasal 132 ayat 1, Undang-undang (UU) RI nomor 35/tahun 2009 tentang narkotika dengan sanksi hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," kata AKP Dodik Wibowo.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved