Breaking News:

Berita Lumajang

Capaian Vaksinasi di Lumajang Rendah, Bupati Thoriq Soroti Warga yang Enggan Vaksin

Pengendalian pandemi Covid-19 Kabupaten Lumajang mendapat sorotan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Pasalnya angka capaian masih terbilang rendah.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tony hermawan/Tribunjatim
Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat menjalani vaksinasi di RSUD dr. Haryoto, Selasa (23/03/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pengendalian pandemi Covid-19 Kabupaten Lumajang mendapat sorotan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Pasalnya angka capaian masih terbilang rendah.

Diketahui, target vaksinasi Lumajang sekitar 800 ribu lebih. Setiap hari Lumajang memiliki kewajiban menuntaskan 5 ribu suntikan.

Namun, dalam program percepatan vaksinasi pemda tampaknya kesulitan. Sebab, sampai saat ini program vaksinasi dosis pertama maupun kedua baru tercapai 20 persen.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengakui, program vaksinasi lamban karena ada banyak faktor. Pertama, tidak sedikit masyarakat yang enggan datang suka rela ke gerai vaksin.

Sebab, masih banyak masyarakat yang belum mendapat informasi terkait manfaat suntik vaksin untuk mencegah penularan Covid-19.

"Di Kecamatan Ranuyoso jadi kecamatan terendah untuk program vaksinasi. Nanti saya minta Kepala Dinas Kesehatan turun ke sana agar percepatan vaksinasi bisa kami lakukan," katanya.

Dengan kondisi itu pemda berencana merancang terobosan baru. Pihaknya akan menerjunkan tim medis di lapangan untuk menyasar masyarakat yang belum tervaksin.

"Kan ada fasilitas di Dinas Kesehatan. Ada mobil dokter muter itu, nanti yang akan turun untuk melakukan vaksinasi di masyarakat," ujarnya.

Bupati Thoriq berharap dalam strategi itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut mendukung distribusi vaksin. Sebab selama ini, Lumajang sering mendapat suplai dosis vaksin dengan jumlah yang minim.

"Kita (Lumajang) dapat kiriman vaksinnya tidak pernah sama dengan kabupaten yang lain. Tadi sudah saya sampaikan, agar Lumajang bisa diberi jatah vaksin yang banyak agar program percepatan vaksin bisa kami selesaikan Oktober nanti," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved