Breaking News:

Berita Madura

Kabur Setelah Divonis Hakim, Nasib Pelaku Penelantaran Keluarga di Sampang Berakhir di Tangan Kejari

Syaiful Bahri warga Kelurahan Dalpenang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura terpaksa dieksekusi (ditangkap) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanggara
Syaiful Bahri (40) warga Kelurahan Dalpenang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura terpaksa dieksekusi (ditangkap) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, (21/9/2021) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Syaiful Bahri warga Kelurahan Dalpenang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura terpaksa dieksekusi (ditangkap) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pasalnya, pria berusia 40 tahun tersebut nekat melarikan diri setelah divonis oleh majelis hakim terkait kasus penelantaran keluarga.

Kasi Intel Kejaksaaan Negeri Sampang Akhmad Wahyudi menceritakan bahwa, Syaiful Bahri terlibat kasus penelantaran keluarga, seperti tidak menafkahi anak dan istrinya.

Sehingga dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh istrinya sendiri.

Setelah itu perkara diproses secara hukum, hingga akhirnya dilimpahkan ke Kejari Sampang dan juga Pengadilan Negeri Sampang

"Kemudian pada 1 juli 2021, majelis hakim memvonis tersangka 3 bulan penjara,” ujarnya.

Setelah kasus tersebut inkrah, pihaknya mencoba menguhubungi pelaku untuk segera menjalani masa hukuman di Rutan kelas II B Sampang.

Namun, Syaiful Bahri tidak datang untuk memenuhi panggilan jaksa penuntut umum, meskipun surat panggilan sudah dilayangkan berulang kali.

“Bahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kami datang kerumahnya tapi tidak ada orangnya,” terang Akhmad Wahyudi.

Baca juga: Kejaksaan Menetapkan eks Direktur PDAM  Tulungagung Sebagai Tersangka Korupsi Sambungan Warga Miskin

Mengetahui hal itu, pihaknya berupaya mencari tahu keberadaan Syaiful Bahri dan hasilnya pada (20/9/2021) mendapatkan informasi jika yang bersangkutan berada di kediamannya.

Sehingga pada keesokan harinya, tepatnya (21/9/2021) sekitar 08.15 WIB, pihaknya langsung melakukan eksekusi.

"Setelah dieksekusi, pelaku kami bawa ke kantor Kejari sampang lalu langsung kami antar ke Rutan Sampang," pungkasnya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved