Breaking News:

Berita Surabaya

RSLI Tangani Kelahiran Pertama Bayi dengan Ibu Covid-19

Seorang pasien berinisial SU Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya melahirkan seorang bayi laki-laki dengan persalinan normal, Selasa

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TRIBUNJAKARTA.COM
ilustrasi- RSLI Surabaya tangani ibu yang lahirkan bayi 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang pasien berinisial SU Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya melahirkan seorang bayi laki-laki dengan persalinan normal, Selasa (22/9/2021) malam. Diketahui,  berat bayi 2.500 gram dan panjang 48 centimeter. 

Kelahiran bayi tersebut dibantu dan ditangani oleh para tenaga kesehatan RSLI, yakni Bidan Era H, Perawat Jafar Lapandewa, Mohammad Adli, dan Ratna Setyowati, serta dokter umum dr Muhammad Ainul Rohman Firmansya.

Dr. Ainul menjelaskan secara rinci proses kelahiran bayi. Dari pengakuan pasien, sebenarnya sudah merasakan nyeri kencang sejak pagi setelah senam, tapi dianggap sakit perut biasa dan tidak lapor ke medis. Pasien uga mengungkapkan, ini merupakan kehamilan kedua, pada kehamilan pertama kelahirannya melalui operasi cesar, karena panggulnya sempit. 

"Karena menganggap sakit perut biasa dan ia istirahat santai di ruangannya Saturnus RSLI. Pukul 20.00, saya  mendapat kabar ada pasien di Saturnus ketubannya pecah. Sambil menuju saturnus, saya menghubungi  perawat untuk ambil peralatan guna pemeriksaan Denyut Jantung," ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (22/9/2021).

Saat tiba di tempat tidur pasien, lanjut dr Ainul, kondisi selimut sudah basah dan ada warna merah campur darah yang menandakan ketuban memang sudah pecah. Saat mau pemeriksaan ternyata sudah kelihatan kepala bayi. Dr Ainul menghubungi bidan Era dan juga medis di tenda administrasi untuk mempersiapkan partus set dan infus buat ibu melahirkan. 

Baca juga: Balita di Ponorogo Meninggal Dunia Tersengat Listrik dari Bola Lampu

"Tepat pukul 20.20 WIB. bayi lahir dengan selamat ditangani dokter, bidan dan perawat dengan baik dan 20.35 WIB. plasentanya lahir lengkap dan proses persalinan," ungkapnya.

Bayi sempat diberikan kumandang adzan oleh perawat Adli. Selanjutnya dilakukan observasi selama dua jam untuk monitoring perdarahan, kontraksi perut, dan tanda tanda vital pada ibu dan janin. Semua dipastikan sesuai dengan ketentuan penanganan persalinan sehingga baik ibu maupun bayinya dipastikan sehat dan aman.

Pasien wanita asal Pamekasan tersebut tidak menyangka kalau hari itu bakal melahirkan karena menurut ingatannya, usia kehamilannya masih kisaran 36-37 minggu. Ia memang berniat pulang dari Malaysia untuk bisa melahirkan di tempat asalnya. Ia sudah dirawat di RSLI selama 8 hari dan dijadwalkan nanti hari ke-14 sudah bisa pulang, kembali ke keluarganya di Pamekasan. 

"Wanita berusia 37 tahun ini pun sempat kaget saat tiba di Bandara Juanda dan dilanjutkan karantina di Asrama Haji, saat di swab PCR dinyatakan positif dan dikirim ke RSLI untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan covid 19," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved