Breaking News:

Berita Lumajang

2 Proyek Besar Berpeluang Pakai Pasir Lumajang, KPK Ingatkan Agar Hasil Pajak Jangan Sampai Bocor

Hasil bumi pasir menjadi sumber pendapatan daerah yang diandalkan oleh Kabupaten Lumajang. Sayangnya, tata kelola niaga pasir masih carut marut. 

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Surya/Tony Hermawan
Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat menerima kujungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lokasi pertambangan pasir, Kamis (23/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Hasil bumi pasir menjadi sumber pendapatan daerah yang diandalkan oleh Kabupaten Lumajang. Sayangnya, tata kelola niaga pasir masih carut marut. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, tahun ini sektor minerba ini mempunyai target pendapatan sebesar Rp25 miliar. Namun, sampai sekarang pendapatan yang baru terkumpul baru Rp6,7 miliar. 

Membaca hal itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Edi Suryanto meminta pemda agar serius mengawasi pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pertambangan pasir. Supaya tidak ada potensi bocor pendapatan. 

“Jangan sampai pajaknya hilang, kalau tidak dijagain lewat begitu saja. Jangan sampai kehilangan,” katanya saat meninjau lokasi pertambangan pasir di Jugosari, Lumajang.

Dilanjutkannya, KPK mengunjungi Lumajang dalam rangka memonitoring 10 daerah dalam menata pendapatan daerah. 

Di Lumajang KPK memfokuskan diri mengecek beberapa tempat pertambangan pasir.

Misalnya stockpile terpadu yang baru dibangun di kawasan Sumbersuko, ke lokasi pertambangan pasir yang ada di Jugosari, termasuk lokasi tambang pasir besi ilegal di kawasan Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh.

Pihaknya sengaja meninjau lokasi-lokasi pertambangan sebab hasil pasir menjadi sektor andalan.

Dua proyek pembangunan nasional seperti pembangunan tol Probolinggo-Banyuwangi dan Bandara Kediri bakal membutuhkan pasir Lumajang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved