Breaking News:

Berita Malang

3 Jam Diperiksa Polisi, 6 ASN Pemkot Malang Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Dugaan Pelanggaran PPKM

6 orang ASN Pemkot Malang menjalani pemeriksaan di Polres Malang pada Kamis (23/9/2021). Dalam proses tersebut para saksi diperiksa selama 3 jam serta

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/erwin wicaksono
6 orang ASN Pemkot Malang menjalani pemeriksaan di Polres Malang pada Kamis (23/9/2021). 

Laporan Wartwan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak enam orang ASN Pemkot Malang menjalani pemeriksaan di Polres Malang pada Kamis (23/9/2021). Dalam proses tersebut mereka dicecar puluhan pertanyaan selama kurang lebih tiga jam.

Mereka diperiksa terkait  dugaan pelanggaran PPKM Level 3 yang dilakukan rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang diduga diikuti Wali Kota Malang, Sutiaji di Pantai Kondang Merak Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (19/9/2021) lalu.

"Terdapat 20 pertanyaan terkait Kondang Merak mulai dari keberangkatan sampai kepulangan kita, nanti untuk pertanyaannya bisa tanya ke penyidik," beber Kabag Humas Pemkot Malang, Donny Sandito usai diperiksa.

Menurut Donny, ia menerima informasi jika pemeriksaan terhadap dirinya sejatinya dilaksanakan besok. Tapi Donny mengaku menyempatkan hadir lebih dulu.

"Hari ini ke sini (Mapolres) karena Pak Roni (Kanit I Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Malang) ada, jadi saya ke sini hari ini. Sehingga besok saya gak perlu ke sini lagi," jelas Donny.

"Sebenarnya tadi saya mau ngijinkan teman-teman karena habis paripurna, jadi sekalian aja dimintai keterangan. Kalau yang hari ini sedikit, sebenarnya besok, kalau besok mungkin Pak Kabag-kabag sama Pak Camat-camat," imbuhnya.

Terkait siapa saja yang diperiksa, Donny menerangkan sosok-sosok yang diperiksa merupakan  peserta gowes.

"Pada hari ini yang struktural hanya saya dan staf. Stafnya macem-macem ada yang dari Bapenda dan lainnya. dan yang diperiksa semua (yang diperiksa) yang ikut (ke Pantai Kondang Merak)," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved