Breaking News:

Berita Surabaya

Sebulan Saling Mengenal, Pria Asal Malang Ini Malah Bawa Kabur Motor Temannya, Alasan Mau Beli Pulsa

Tim Antibandit Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya berhasil menangkap satu orang pelaku penggelapan motor, Sabtu (18/9/2021) sore.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Istimewa
Eka Bayu Setiawan (33) warga asal Desa Sendang, Kecamatan Ngajum, Malang, saat dikeler ke Mapolsek Jambangan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Antibandit Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya berhasil menangkap satu orang pelaku penggelapan motor, Sabtu (18/9/2021) sore.

Pelakunya, Eka Bayu Setiawan (33) warga asal Desa Sendang, Kecamatan Ngajum, Malang.

Eka terpaksa ditangkap petugas saat bersembunyi di kediamannya itu, setelah menggelapkan sebuah motor Honda Beat bernopol AG-2947-UQ.

Motor berwarna putih itu, milik teman wanitanya, berinisial UM (40) warga Wonokromo, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya Ipda Hadi Ismanto mengungkapkan, pelaku berhasil dilacak keberadaan, di kawasan Malang.

Sehingga pihaknya terpaksa melakukan penangkapan langsung di lokasi tersebut yang merupakan kediamannya.

Termasuk mengamankan barang bukti satu unit motor Honda Beat bernopol AG-2947-UQ, yang digelapkan beserta surat-surat kepemilikan kendaraan atas nama korban.

"Setelah kami selidiki, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya Ngajum, Malang," ujarnya saat dihubungi awak media, Jumat (24/9/2021).

Berdasarkan keterangan pemeriksaan pelaku. Hadi mengungkapkan, pelaku baru kenal dengan korban, kurun waktu satu bulan.

Pelaku menggelapkan motor korban, saat korban sedang berolahraga kebugaran senam bersama komunitasnya. 

Dan korban menitipkan, kunci motor beserta STNK motor tersebut ke penjaga warung kopi (warkop) di Jalan Lapangan Karah I-C, Karah, Jambangan, Surabaya, sebuah lokasi yang tak jauh dari lapangan tempat korban senam.

"Alasannya buat beli pulsa, tapi motor tidak dikembalikan, dan hp pelaku tidak bisa dihubungi," pungkasnya.

Akibatnya, pelaku bakal dikenai Pasal 362 Jo 378 dan 372 KUHP tentang pencurian, penipuan dan penggelapan. Dengan ancaman pidana kurungan penjara, paling lama empat tahun.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved