Breaking News:

Berita Gresik

Tangkap Ikan Pakai Jaring Trawl, Nelayan Asal Lamongan Ditangkap Satpolairud Polres Gresik

Polisi dari Satpolairud Polres Gresik mengamankan sejumlah nelayan di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) Karang Jamuang Gresik. Satu nelayan yang di

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Polisi tangkap nelayan pakai jaring trawl di atas kapal, Karang Jamuang Gresik, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polisi dari Satpolairud Polres Gresik mengamankan sejumlah nelayan di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) Karang Jamuang Gresik. Satu nelayan yang ditangkap polisi berasal dari Kabupaten Lamongan.

Diketahui mereka menggunakan jaring trawl untuk menangkap ikan. Padahal jaring trawl merupakan salah satu alat menangkap ikan yang dilarang penggunaannya di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.

Alat tersebut ditengarai dapat menyebabkan kerusakan sumberdaya ikan dan lingkungannya.

Jajaran Satpolairud Polres Gresik membekuk dua nelayan yang kedapatan menjaring ikan dengan cara yang dilarang undang-undang di Perairan Karang Jamuang Gresik.

Keduanya adalah Siswanto (39) nahkoda Kapal Badak Laut asal Desa Sidokumpul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kemudian, Khoirul Alam (61) nahkoda perahu Pipit Sadewa asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng.

Siswanto dan Khoirul Alam diamankan setelah aksinya kepergok Kapal Patroli X-1029. Patroli yang dikomandani Aipda Puji Santoso itu mencurigai dua unit kapal yang menjala ikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah dilakukan pengamanan dan pemeriksaan, dua kapal dan perahu itu terbukti mencari ikan dengan menggunakan jaring trawl. Padahal cara itu dilarang," kata Kasatpolairud Polres Gresik, AKP Poerlaksono, Jumat (24/9/2021).

Poerlanksono mengungkapkan keduanya tidak beraksi sendirian. Di Kapal Badak Laut dan Perahu Pipit Sadewa, terdapat masing-masing tiga crew yang ikut dimintai keterangan.

Keduanya melanggar Pasal 85 Jo Pasal 9 dan 100 huruf (b) UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

"Kami juga mengamankan barang bukti dua jaring trawl, dua unit perahu atau kapal dan ikan hasil tangkapan seberat 138 kilogram," ucapnya. (wil)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved