Breaking News:

Berita Malang

HUT ke-66 Lantas Bhayangkara, Satlantas Polresta Malang Kota Jadi Orangtua Asuh 100 Anak Yatim Piatu

Anggota polisi di jajaran Satlantas Polresta Malang Kota menjadi orang tua asuh bagi 100 anak yatim piatu terdampak Covid 19.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Anggota polisi di jajaran Satlantas Polresta Malang Kota menjadi orangtua asuh bagi 100 anak yatim piatu terdampak Covid 19.

Hal tersebut dilakukan, untuk membantu pemerintah sekaligus meringankan beban anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya akibat Covid 19.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Polda Jatim bertajuk 'Sapa Saya', yakni Satu Polantas, Satu Anak Yatim.

"Program orang tua asuh ini tidak hanya sekadar memberi materi, tetapi juga memberikan pendampingan, support, dan motivasi layaknya anak sendiri. Dan program ini dilakukan secara serentak, baik Polres maupun Polresta yang ada di jajaran Polda Jawa Timur," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (25/9/2021).

Dirinya mengungkapkan, pihaknya bekerja bersama dengan Bhabinkamtibmas. Dalam mencari anak yatim piatu terdampak Covid 19.

"Info serta lokasi dari Bhabinkamtibmas. Kemudian, anggota kami mendatangi lokasi tersebut dan berkomunikasi dengan pihak keluarga si anak," jelasnya.

Dirinya juga menerangkan, rata rata usia anak yatim piatu terdampak Covid 19 yang diasuh, berusia antara 12 hingga 18 tahun.

"Karena mereka baru saja ditinggalkan orangtuanya, otomatis butuh motivasi secara psikologis. Kami juga berperan sebagai mediator sekaligus fasilitator terhadap anak asuhnya. Misalnya, anak-anak ini membutuhkan keperluan sekolah atau dalam kehidupan sehari-hari bisa disampaikan ke bapak asuhnya," bebernya.

Pria yang akrab disapa Yoppi ini juga menambahkan, bahwa program ini akan dilakukan secara berkesinambungan dan terus berlanjut ke depannya.

"Kegiatan ini akan terus berlangsung, tidak akan berhenti disini saja. Karena,  kami juga ingin meringankan beban anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya akibat Covid 19," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved