Breaking News:

Berita Madura

Pemkab Pamekasan Sediakan Beasiswa untuk Masyarakat Kurang Mampu yang Berprestasi

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengajak seluruh siswa dan siswi setempat untuk meningkatkan intensitas belajar guna meraih cita-cita yang diinginkan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kuswanto
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat foto bersama dengan siswa-siswi SMAN 5 Pamekasan, Madura, Sabtu (25/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengajak seluruh siswa dan siswi setempat untuk meningkatkan intensitas belajar guna meraih cita-cita yang diinginkan.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan selama kepemimpinannya menyiapkan berbagai beasiswa untuk siswa-siswi yang ingin menjadi generasi luar biasa di masa yang akan datang.

Beasiswa yang telah digelontorkan pemerintah daerah di antaranya beasiswa Kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya.

Tahun 2021 ini ada empat mahasiswa yang mendapat beasiswa tersebut dari kalangan siswa berprestasi dan orang tidak mampu yang memiliki cita-cita tinggi.

Selain itu, ada beasiswa serta fasilitasi terhadap anak muda yang ingin menjadi polisi, tentara nasional Indonesia (TNI) yang tahun ini juga telah terlaksana. 

Serta program beasiswa lain yang dapat diraih bagi anak-anak atau siswa-siswi yang memiliki cita-cita membanggakan orang tua, serta masyarakat di sekitarnya.

"Kira-kira adik-adik ingin jadi generasi hebat? Kalau mau jadi generasi luar biasa, yang rajin belajar, malam berdoa kepada Allah SWT," kata Bupati Baddrut Tamam kepada TribunJatim.com, Sabtu (25/9/2021).

Menurutnya, generasi luar biasa akan membanggakan semua elemen masyarakat, termasuk orang tuanya sendiri.

Saran Mas Tamam, selain belajar yang rajin dan memohon kepada Allah SWT, untuk menjadi generasi hebat tersebut juga harus menghormati orang tua.

"Hormat kepada yang lebih tua, hormat kepada yang sepuh betapapun posisi kita sebagai apapun. Karena jadi Bupati, ketemu orangtua tidak cium tangan, ini tidak baik. Karena jadi apapun kita berkat perjuangan orangtua dan orang yang lebih dulu dari kita," ujarnya.

Ia pun meminta kepada siswa-siswi untuk menghormati orangtua dengan bahasa-bahasa santun. 

Sebab, hormat kepada orang tua dibarengi dengan belajar yang rajin dan sungguh-sungguh akan mengantarkan seseorang menjadi generasi hebat.

"Kalau mau sukses, jadi Bupati suatu saat yang hormat kepada orangtua, kepada guru dan belajar yang sungguh-sungguh," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved