Breaking News:

Berita Jatim

Semakin Bertambah, Kini Ada 25 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang Masuk PPKM Level 1, Ini Daftarnya

Semakin bertambah banyak, kini ada 25 kabupaten/kota di Jawa Timur yang telah masuk PPKM Level 1, ini daftar lengkapnya!

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (14/9/2021).  

Dari keenam parameter tersebut, Provinsi Jawa Timur semuanya memenuhi standar memadai dari standar WHO maupun Kemenkes RI. 

Seperti kasus konfirmasi berada pada level 1 dengan angka 5,14 per 100 ribu penduduk/minggu. Angka tersebut  jauh di bawah standar yang ditetapkan Kemenkes RI yaitu di bawah 20 per 100 ribu penduduk/minggu.

Rawat inap rumah sakit berada pada level 1 dengan angka 1,11 per 100 ribu penduduk/minggu di bawah standar Kemenkes RI yaitu <5 per 100 ribu penduduk/minggu.

Tingkat kematian berada pada level 1 mencapai 0,37/100 ribu penduduk/minggu di bawah ketentuan Kemenkes RI yaitu <1/100 ribu penduduk/minggu.

Begitu juga dari segi tracing, testing dan treatment dinilai memadai sesuai hasil assessment Kemenkes RI. Untuk testing sendiri, jumlah tes PCR di Jawa Timur sudah sesuai standar WHO (>40.479 test/ minggu). 

Berdasarkan data.covid19.go.id per 22 September 2021, seminggu terakhir berada di sekitar angka 150.000 test/minggu. Sehingga positivity rate Jawa Timur kembali mengalami penurunan berada di angka 0,96 persen. Angka ini memenuhi standar WHO di bawah 5 persen/minggu.

Sementara untuk tracing Jawa Timur mencapai 18,15 rasio kontak erat/kasus konfirmasi/minggu. Dengan demikian, tracing ratio Jawa Timur mampu menembus standar Kemenkes RI, di mana Standar Kemenkes RI yaitu 15 kasus ditracing per 1 kasus.

Untuk treatment di Jawa Timur, jika dilihat dari tingkat ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit sudah mencapai 10,38 persen/minggu. Artinya BOR di Jawa Timur sudah berada sangat jauh di bawah standar WHO yaitu di bawah 60 persen.

“Sedangkan tracing ratio Jatim kini sudah melebihi standar Kemenkes, Artinya kini tiap kasus positif yang ditemukan di Jatim telah ditracing dan ditemukan 16 kontak eratnya untuk dites dan diisolasi, sehingga penularan menurun dan positivity rate di bawah 1 yaitu 0,96 persen per minggu. Begitu juga untuk BOR-nya, mencapai 10,38 persen/minggu di bawah standar WHO,” tandas mantan Mensos RI ini.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved