Breaking News:

Berita Kediri

Air Sungai Kresek Kediri Warnanya Berubah Menjadi Hitam Pekat Berbau

Sejak seminggu terakhir air Sungai Kresek yang mengalir di wilayah Kota Kediri berubah warnanya menjadi hitam pekat dan berbau, Senin (27/9/2021)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Air Sungai Kresek yang mengalir di Kota Kediri berubah warnanya menjadi hitam pekat dan berbau, Senin (27/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejak seminggu terakhir air Sungai Kresek yang mengalir di wilayah Kota Kediri berubah warnanya menjadi hitam pekat dan berbau, Senin (27/9/2021).

Pantauan awak media, berubahnya warna air Sungai Kresek juga disertai dengan bau yang cukup menyengat. 
Seperti yang terjadi di lokasi  Pintu Air Sungai Kresek di Kelurahan Barengan, Kota Kediri warna air terlihat hitam pekat saat pintu air dibuka.

Selain itu juga banyak tumpukan sampah rumah tangga dan sampah plastik yang hanyut terbawa aliran sungai. Sampah ini memenuhi permukaan sungai.

Saat pintu dam dibuka terlihat aliran air berwarna hitam pekat juga menebarkan bau yang cukup menyengat. 
Mujianto, salah satu warga setempat mengungkapkan, air Sungai Kresek berubah menjadi hitam pekat merupakan fenomena yang terjadi setiap tahunnya.

"Setiap tahun setiap musim giling air Sungai Kresek menjadi hitam. Kalau terkena kulit bisa menyebabkan gatal-gatal," ungkapnya.

Namun Mujianto tidak mengetahui penyebab berubahnya warna air apakah akibat pencemaran limbah pabrik.

Baca juga: Butuh Duit, Pria di Surabaya Nekat Curi Sepeda Angin Bermerek di Parkiran Minimarket

Karena di hulu Sungai Kresek di wilayah Kecamatan Pesantren setidaknya ada tiga pabrik yang diduga membuang limbahnya ke sungai.

Kondisi air juga sangat tidak higienis dan tercemar karena begitu terkena kulit mengakibatkan gatal. "Setiap tahun ya begitu air sungai berubah menjadi hitam," ungkapnya.

Mujianto menepis sampah yang mengapung di permukaan sungai berasal dari tempat penampungan sampah yang berada di sebelah barat pintu air. 

Saat awak media menyusuri aliran Sungai Kresek juga terlihat pemandangan yang sama. Kondisi air menghitam dan berbau.

Sejauh ini belum terlihat upaya untuk melakukan pembersihan dan penelitian sampel air yang diduga menjadi penyebab terjadinya pencemaran Sungai Kresek.
Aliran Sungai Kresek ini bermuara di Sungai Brantas yang berada di wilayah Kelurahan Semampir, Kota Kediri.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved