Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Lakukan Penggeledahan, Penyidik KPK Turut Periksa Mobil Dinas Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo

Mobil dinas Suzuki Grand Vitara Nopol N 42 PP yang digunakan Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami turut digeledah oleh penyidik KPK.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah mobil dinas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, Senin (27/9/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Mobil dinas Suzuki Grand Vitara Nopol N 42 PP yang digunakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami turut digeledah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/9/2021). 

Penggeledahan mobil tersebut dilakukan oleh dua penyidik KPK berompi pukul 10.54 WIB, dimulai pada bagian depan mobil atau kemudi.

Penggeledahan mobil dinas berjalan singkat, yakni sekitar 4 menit.

Usai menggeledah, penyidik KPK kembali masuk ke kantor Dishub tanpa membawa berkas apapun.

Berdasarkan informasi, penyidik KPK datang ke Kantor Dishub Kabupaten Probolinggo yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Nomor 2 sekitar pukul 09.30 WIB dengan menumpang tiga mobil. 

Penggeledahan ini diduga menyangkut kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa.

Kasus tersebut menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Baca juga: Kantor Dishub Kabupaten Probolinggo Digeledah KPK, Penyidik Lalu Lalang Masuk ke Sejumlah Ruangan

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved