Breaking News:

PON XX Papua 2021

Sepatu Roda PON XX Papua 2021: Gagal Dapat Emas, Jatim Tambah Perunggu dari Nomor 15000 Meter

Atlet-atlet sepatu roda yang diandalkan Jawa Timur, meraih hasil kurang memuaskan di PON XX Papua 2021.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
KONI Jatim
Atlet sepatu roda Jawa Timur, Yossy Aditya Nugraha. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM - Hasil kurang memuaskan datang dari cabang olahraga sepatu roda nomor 15000 meter.

Atlet-atlet sepatu roda yang diandalkan Jawa Timur, meraih hasil tak memuaskan pada pertandingan, Senin (27/9/2021) di lintasan sepatu roda Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura.

Yossy Aditya Nugraha yang digadang-gadang bisa meraih medali emas nomor 15000 meter hanya mampu meraih medali perunggu.

Medali emas diraih atlet DKI Jakarta Yonatan Lovertus Reinhart dan medali perak diperoleh Aiko Eugenius Laksono dari Jabar.

Jatim yang menurunkan Yossy dan Rama bersaing dengan 11 atlet. Di lap terakhir Yossy kehilangan sentuan sprint setelah terhalang Aiko.

Baca juga: Bungkam Wakil Kanada dalam Tempo 28 Menit, Fajar/Rian Sumbang Poin Pertama bagi Indonesia

"Ini medali perunggu pertama untuk Jawa Timur. Bismillah semoga bisa lebih baik. Di nomor ini mungkin kesalahan saya kurang fokus. Besok main lagi insyallah bisa lebih baik lagi," kata Yossy, Senin (27/9/2021).

Di kelompok putri, atlet Jatim Awlya Fitra Nirmala dan Cinta Angelly Khen terjatuh saat lap ketiga, sehingga gelar juara direbut atlet DKI, Alifia Meidia Namasta.

Dengan hasil itu, sehingga tim DKI Jakarta berhasil mengawinkan medali emas nomor 15000 meter. Sementara perak diraih Aurelia NP dan perunggu Salma Falya asal Jabar.

Sepatu roda telah menyelesaikan 5 nomor dan masih menyisakan 19 nomor lagi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved