Breaking News:

Berita Madura

Cerita Nyai Mafrudah Tentang Bupati Pamekasan, Berprestasi Sejak Kecil dan Pernah Jualan Kacang

Nyai Mafrudah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memiliki cerita menarik tentang masa ke

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/kuswanto
Nyai Mafrudah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Nyai Mafrudah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memiliki cerita menarik tentang masa kecil Bupati Baddrut Tamam.

Ketua PC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan itu menceritakan, Bupati Baddrut Tamam merupakan sosok yang cerdas saat usianya masih anak-anak setelah memenangi beberapa event perlombaan di sekolahnya.

"Sebenarnya Bupati ini sejak dulu memang sudah hebat, sejak kecil memang sudah hebat," kata Nyai Mafrudah saat bertemu bupati di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, ketika orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu duduk di sekolah ibtidaiyah (MI/setingkat SD), Bupati Baddrut Tamam mampu bersaing dengan siswa yang sudah duduk di tingkat madrasah aliyah (MA/setingkat SMA) pada ajang perlombaan haflatul imtihan di Pondok Pesantren Assyahidul Kabir Sumber Batu, Blumbungan, Larangan, Pamekasan.

"Dulu, ketika saya MA kelas III, kami pernah ikut lomba bersama beliau pak Bupati, lomba solawat maqtubah. Juara 1 itu saya, dan juara 2 Bupati. Tetapi yang membuat saya tergugah, saya sudah mau keluar (lulus), beliau masih kecil," ceritanya.

Selain itu, kemampuan berbisnis bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu memang sudah terasah sejak kecil. 

Pada saat duduk di bangku sekolah dasar, yang bersangkutan juga pernah memenangi perlombaan di bidang tataniaga pada perayaan haflatul imtihan di sekolah yang sama.

"Saya juga ingat beliau juga pernah ikut lomba tataniaga saat imtihan, beliau juara 1. Itu tim, tim beliau ada yang jual bakso, dan beliaunya jual kacang. Beliau luar biasa, di tengah khalayak yang mengunjungi imtihan itu beliau bilang kacang, kacang , kacang," katanya yang membuat tertawa seisi ruangan.

Oleh karena itu, pihaknya yakin Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mampu melaksanakan programnya yang telah dicanangkan. 

Mulai bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi. 

Prestasi Mas Tamam tidak hanya teruji dalam event-event perlombaan itu, melainkan secara akademik yang bersangkutan merupakan siswa yang cerdas, disiplin dan tanggungjawab.

"Maka ketika ada program 10.000 pengusaha baru, saya langsung yakin terwujud. Karena memang hebat sejak kecil," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved