Breaking News:

Berita Madura

Komitmen Bangun Pamekasan sebagai Kabupaten Berdaya Saing, Mas Tamam Ungkap Dua Syarat agar Terwujud

Bupati Baddrut Tamam berkomitmen untuk membangun Kabupaten Pamekasan, Madura menjadi kabupaten yang berdaya saing melalui berbagai inovasi program yan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/kuswanto
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan arahan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bupati Baddrut Tamam berkomitmen untuk membangun Kabupaten Pamekasan, Madura menjadi kabupaten yang berdaya saing melalui berbagai inovasi program yang telah dirancang.

Menurut Baddrut Tamam, komitmen untuk membawa harum Kabupaten Pamekasan di kancah nasional ini harus selaras dengan program serta manejemen reformasi birokrasi yang berkebaruan. 

Kata dia, seseorang atau pemimpin yang tidak mau beradaptasi dengan perkembangan zaman secara perlahan akan tergilas dengan sendirinya.

"Tuntutan kepada kita semua untuk beradaptasi dengan perkembangan, siapa yang tidak mau beradaptasi dengan perkembangan ini, siap-siaplah untuk minggir. Misalnya, karena atas nama konsistensi, terus kita tetap pakai mesin ketik. Ya, nggak bisa," kata Baddrut Tamam kepada TribunJatim.com, (28/9/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyebut, ada dua syarat yang harus dilakukan untuk menjadi kabupaten maju di era 4.0 ini.

Yaitu, kabupaten yang berinovasi dan kabupaten yang bekerja cepat. 

Mengingat, inovasi program juga harus dibarengi dengan pelayanan yang cepat dan tepat.

"Artinya service yang cepat, ekselen, profesional. Karena kabupaten yang maju itu sebenarnya hanya dua syarat. Pertama, mau berinovasi, dan kedua mau cepat. Inovasinya tepat, dan cepatnya tepat, itu sudah menang," jelasnya.

Nantinya, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk menggelar pelatihan digital. 

Pelatihan ini, tidak hanya untuk masyarakat umum, melainkan juga terhadap aparatur sipil negara (ASN) dengan program goverment transformation academy.

Pelatihan itu dimaksudkan agar pengelolaan pemerintahan di derahnya mampu menerapkan manajemen berkebaruan sesuai dengan tuntutan zaman.

"Untuk menjadi generasi pemenang, siapa yang bisa cepat dengan inovasi yang tepat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved