Breaking News:

Berita Malang

Motif Pembunuhan di Sukun Kota Malang, Suami Siri Merasa Tak Dihargai dan Tidak Diajak Pindah Rumah

Polresta Malang Kota telah menetapkan Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang sebagai tersangka pembunuhan yang ter

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kukuh
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto (tengah) saat menunjukkan kepala palu yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota telah menetapkan Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang sebagai tersangka pembunuhan yang terjadi di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Diketahui, tersangka membunuh istri sirinya yang bernama Ratna Darumi Soebagio (56), dengan memukul bagian kepala korban berkali-kali memakai kepala palu.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan alasan tersangka memghabisi nyawa istri sirinya tersebut.

"Tersangka melakukan pembunuhan itu, karena tersangka marah dan dendam kepada korban. Karena korban sudah tidak menghargainya lagi. Selain itu, korban akan berpindah rumah, tetapi tersangka tidak diajak," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (28/9/2021).

Dirinya juga mengungkapkan, tersangka telah tinggal serumah dengan korban sejak tahun 2014.

Baca juga: Suami Siri di Kota Malang Tega Habisi Pasangan Pakai Palu saat Mandi, Terungkap Sejumlah Kejanggalan

"Dan tersangka ini, telah pisah ranjang dengan korban mulai empat tahun terakhir ini. Meski pisah ranjang, mereka berdua tetap tinggal serumah," jelasnya.

Tinton juga menerangkan, tersangka tidak membuang kepala palu yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

"Kepala palu tidak dibuang. Masih ada di rumah korban," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ratna Darumi Soebagio (56), menjadi korban pembunuhan oleh suami sirinya yang bernama Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56)

Kejadian itu terjadi pada Jumat (17/9/2021) malam di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Sebelum ditemukan meninggal, Ratna Darumi sempat terlibat cekcok dengan suami sirinya tersebut.

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka membunuh korban saat mandi di dalam kamar mandi. 

Tersangka mendekap korban dari belakang, lalu kepala palu itu langsung dipukulkan ke bagian kepala korban berkali-kali.

Akibat pemukulan tersebut, kepala korban mengalami luka parah dan robek di bagian sisi kiri, sisi kanan, bagian belakang, dan sisi atas. Dan membuat korban langsung tewas di lokasi kejadian.

Baca juga: Wacana Pergantian Nama Kabupaten Malang, Ketua Dewan: Sah Saja Pemimpin Berwacana

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved