Breaking News:

Berita Malang

PKKMB Unikama Hadirkan LKBH PGRI Pusat, Direktur Bela Negara, Kepala BPNT hingga Wakil Ketua MPR RI

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2021/2022 di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dibuka dengan Web

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Wakil ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah saat PKKMB Unikama 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2021/2022 di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dibuka dengan Webinar bertema ‘Galang Potensi untuk Raih Prestasi Unggul di Era New Normal’, Selasa (21/9/2021).

Mahasiswa Baru (maba) mendapat materi-materi guna mendukung mereka beradaptasi di lingkungan kampus. Pemateri yakni Dr Wahyudi SH MH, selaku LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) PGRI Pusat, Brigjen TNI Jubei Levianto yang menjabat sebagai Direktur Bela Negara, Kepala dari Badan Penanggulangan Nasional Terorisme (BPNT) Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH, Direktur Program Pascasarjana Dr I Wayan Legawe MPd, Wakil Rektor I Drs Choirul Huda Msi, dan Dr Ir Henny Leondro, SPt MP selaku Warek 2.

Pemateri hari kedua yakni Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA, selaku Ketua LLDIKTI Wilayah VII dan hari terakhir penutupan PKKMB Unikama oleh Dr. Ahmad Basarah, selaku Wakil ketua MPR RI.

Dr Wahyudi SH MH memberikan materi tentang pembentukan karakter mahasiswa yang menghargai kemanusiaan dan membangun kesehatan mental mahasiswa.

“Mahasiswa harus bisa memiliki moral dan karakter yang kuat agar dapat menghargai agama lain, suku bangsa dan perbedaan-perbedaan lainnya,” paparnya.

Pemateri kedua, Brigjen TNI Jubei Levianto membagi ilmunya tentang bela negara yang harus dilakukan mahasiswa.

“Ada tiga hal yang harus dibela yaitu kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. Negara harus dibela, dan kita sebagai warga negara memiliki kewajiban membela, termasuk mahasiswa. Bela Negara adalah sikap, tekad, perilaku serta tindakan warga negara baik secara perorangan maupun kolektif yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 yang melindungi bangsa dari segala macam ancaman, ” terangnya.

Kepala BPNT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH memberikan wawasan pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Radikalisme di Indonesia cenderung menurun dari tahun 2017 sebesar 55,2 persen dan menjadi 12 persen di tahun 2020 kategori sangat rendah. Tetapi kita harus selalu waspada karena masih banyak penyebaran paham radikalisme secara online,” terangnya. Ia berharap generasi muda termasuk generasi Z dan millenial dapat memahami bangsanya sendiri.

Sementara Direktur Program Pascasarjana Dr I Wayan Legawe MPd yang memberikan pembinaan terkait gerakan Nasional revolusi mental. Disusul Wakil Rektor (Warek) I Drs Choirul Huda MSi menjelaskan tentang sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Dan dilanjutkan dengan paparan wawasan sistem tata kelola perguruan tinggi dan keuangan di Unikama oleh Warek 2 Dr Ir Henny Leondro SPt MP yang diwakili Dr Ninik Indawati MPd. 

Selanjutnya pada hari kedua Ketua LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA, menerangkan terkait bantuan pemerintah dan juga program pendanaan yang akan mendukung dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Ia mengatakan bahwa Kemendikbudristek memberikan bantuan untuk mahasiswa guna melancarkan proses pembelajaran mahasiswa yang terdampak Covid-19.

Penutupan PKKMB Unikama menghadirkan Wakil ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah menyampaikan materi terkait Pemahaman tentang Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Saya mengucapkan selamat datang di Unikama, berbanggalah menjadi mahasiswa Unikama yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa. Mahasiswa memiliki peran yang amat strategis bagi Negara Indonesia. Sebagai mahasiswa kalian harus memiliki jiwa patriotisme untuk membela, menjaga dan
merawat Negera kita ini,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved