Breaking News:

Berita Madura

Bupati Pamekasan Promosikan Potensi Batik Tulis saat Technical Meeting MTQ XXIX Tingkat Jawa Timur

Panitia pelaksana Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Jaw Timur menggelar rapat koordinasi dan tehnical meeting di ball room hot

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kuswanto
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat sambutan dalam rapat koordinasi dan technical meeting pelaksana Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur di ball room hotel Front One, Jalan Jokotole, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (28/9/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Panitia pelaksana Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi dan technical meeting di ball room hotel Front One, Jalan Jokotole, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (28/9/2021) malam.

Dalam rapat koordinasi dan tehnical meeting MTQ XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2021 tersebut dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jawa Timur, KH. Abdul Hamid, Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Sekda Jawa Timur, Doni Nugroho Susanto, Plt Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Moh. Nurul Huda, dan perwakilan LPTQ kabupaten/kota se Jawa Timur.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengaku bersyukur setelah daerahnya mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Jawa Timur tahun 2021.

"Malam ini saya dan masyarakat Kabupaten Pamekasan bersyukur dan sangat bahagia atas acara rapat koordinasi ini, karena mendapat kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun 2021," kata Baddrut Tamam saat sambutan.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengungkapkan,telah mempersiapkan secara matang agar pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan sukses, sukses protokol kesehatan, sukses merajut silaturrahim dan sukses ekonomi.

"Atas nama Pemkab Pamekasan, saya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pamekasan, yaitu kabupaten yang sekarang sedang berbenah dan melakukan inovasi, kreasi untuk bisa bersaing dengan kabupaten maju di Jawa Timur dan Indonesia," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, tokoh muda Nahdlatul Ulama ini juga mempromosikan potensi daerahnya kepada tamu undangan yang ada dalam pertemuan tersebut. 

Salah satunya potensi batik Pamekasan yang telah mendapat pengakuan dari beberapa instansi pemerintah dan non pemerintah.

"Di Kabupaten Pamekasan ada beberapa potensi yang sedang kita kembangkan sekarang, ada batik tulis yang bahasanya Kementerian Ekonomi Kreatif merupakan batik tulis terbaik. Bahkan pasar batik kita menjadi pasar batik tulis terbesar di Asia Tenggara," bebernya.

Menurutnya, Batik Pamekasan menjadi primadona banyak kalangan. Bahkan beberapa pejabat tinggi negara memakai baju batik khas bumi Gerbang Salam lantaran kualitasnya bersaing dengan batik dari daerah lainnya di Indonesia.

"Batik tulis Pamekasan bahasanya orang yang pakai, bagi yang umur 60 tahun terasa umur 50 tahun, bagi wanita yang umur 50 tahun terasa 40 tahun. Kira-kira bahasanya yang laki-laki akan tampak lebih ganteng, dan yang perempuan akan tampak cantik dan menawan," canda dia disambut tertawa seisi ruangan.

Mas Tamam berharap, pelaksanaan rapat koordinasi dan tehnical meeting hingga event MTQ XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan dimulai tanggal 3 Oktober sampai 10 Oktober mendatang berjalan sukses.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved