Breaking News:

Dukung Tren Bangunan Minimalis dan Berkelanjutan, SCG Siapkan Bahan Bangunan Inovatif Pilihan

Dukung tren bangunan minimalis dan berkelanjutan, SCG menyiapkan bahan bangunan inovatif pilihan yang ramah lingkungan.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Proses RnD dan QC di SCG, 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bisa memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang.

Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah merupakan aset investasi yang sangat aman, karena harganya tidak pernah turun.

Karena itulah, meski di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona) yang sudah berlangsung hampir dua tahun terakhir, sektor properti menjadi sedikit dari sektor yang masih bisa bertumbuh positif.

Menurut salah satu perusahaan semen dan bahan material ternama di Indonesia, SCG, desain hunian minimalis, baik eksterior maupun interior dengan estetika tinggi diprediksi masih mendominasi selera konsumen di tahun 2021 ini.

Salah satu fitur bangunan dari tren hunian minimalis adalah adanya manipulasi ruangan agar terlihat lega. Kendati begitu, leganya ruangan juga harus didukung dengan pencahayaan alami yang mumpuni.

Namun, sebelum memasuki tahap desain rumah, kini perilaku masyarakat dalam memilih bahan baku bangunan semakin berkembang.

Kompleksitas tersebut berujung pada kebutuhan bahan baku yang berkualitas. Sebab, jika keliru dalam memilih bahan, konstruksi akan cepat rusak dan bisa berujung pada kecelakaan fatal. Karena itu, dibutuhkan bahan baku yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat luas dengan kualitas bagus dan harga yang terjangkau. 

Sales and Marketing Director SCG CBM Indonesia, Thichet Srisuriyon membenarkan, jika saat ini masyarakat mengharapkan rumah impiannya kukuh untuk jangka waktu panjang dan tangguh di segala cuaca.

“Dalam membangun dinding misalnya, sekarang konsumen banyak memilih bata ringan dan beton ringan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Selain karakteristik kukuh dan durabilitasnya yang tidak kalah dengan material klasik seperti bata merah atau batoko, serta kedua material tersebut memungkinkan ramah lingkungan dan mendukung proses pembangunan dengan cepat,” ujar Thichet, Rabu (29/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved