Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Update OTT KPK di Probolinggo, Penyidik Amankan Bukti Dokumen dan Elektronik usai Geledah 4 Lokasi

Update OTT KPK di Probolinggo, penyidik KPK mengamankan bukti dokumen dan elektronik setelah melakukan penggeledahan di empat lokasi.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Seorang penyidik KPK tengah menggeledah dua mobil dinas di Kantor Dinkes Kabupaten Probolinggo, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Terkait kelanjutan OTT KPK di Probolinggo, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021).

Lokasi yang jadi sasaran penggeledahan, adalah Kantor Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, serta rumah pribadi Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko.

Dari penggeledahan itu, penyidik KPK menemukan dan mengamankan sejumlah bukti.

"Penyidik menemukan dan mengamankan bukti di antaranya berbagai dokumen dan barang elektronik yang terkait dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/9/2021).

Ia melanjutkan, seluruh bukti yang ditemukan tersebut saat ini disita.

"Kemudian segera dilakukan analisa dan menjadi bagian dari berkas perkara tersangka PTS (Puput Tantriana Sari) dkk," pungkasnya.

Usai menggeledah rumah pribadi Timbul yang beralamat di Jalan Raya Maron, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, penyidik KPK memasukkan satu koper hitam ke dalam mobil.

Diduga isi dalam koper itu berkas-berkas kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa, yang menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Baca juga: Kantor Dinkes Kabupaten Probolinggo Digeledah KPK, Pagar Masuk Dijaga Ketat Petugas Bersenjata

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved