Breaking News:

Berita Kabupaten Kediri

Petani Lereng Gunung Kelud Kediri Menuntut Lahan Seluas 124 Hektare Dikembalikan

Para petani di lereng Gunung Kelud Kediri menuntut lahan seluas 124 hektare dikembalikan kepada masyarakat.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Didik Mashudi
Petani lereng Gunung Kelud berdemo di Kantor Pemkab Kediri menuntut Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana, mendukung permohonan warga mendapatkan lagi tanah leluhurnya, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Para petani lereng Gunung Kelud yang menggelar unjuk rasa ke Kantor Pemkab Kediri menuntut lahan seluas 124 hektare dikembalikan kepada masyarakat, Rabu (29/9/2021).

Saat ini objek tanah yang dituntut petani masih dalam penguasaan Perkebunan PTPN XII Ngrangkah Pawon.

Massa petani yang menggelar demo terdiri dari Aliansi Ormas GR-MKLB, Bara Juang dan Kelompok Tani Maju Makmur Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Rahmat Mahmudi, Korlap Aksi menjelaskan, warga yang menuntut hak tanah merupakan eks warga Dusun Balerejo, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar.

Ada sebanyak 158 KK yang merasa diperlakukan tidak adil dan tidak layak secara kemanusiaan oleh PTPN XII Ngrangkah Pawon pada tahun 1966.

Warga dipaksa oleh PTPN untuk melepas hak penguasaan atas tanah di area eks Dusun Balerejo seluas kurang lebih 124 hektare.

Padahal tanah telah dikuasai warga selama 21 tahun sejak 1945 sepeninggal pemerintahan Jepang. 

Warga yang demo kecewa, karena keinginan mereka beraudiensi dengan Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana untuk menyampaikan aspirasi dan meminta dukungan perjuangan memperoleh kembali hak tanah tidak mendapat tanggapan dari bupati.

Baca juga: Ibu yang Jatuh dan Hilang di Anak Sungai Brantas Kediri Ditemukan dalam Keadaan Meninggal

Warga mengaku telah mengirim surat permohonan audiensi sejak 6 Juni 2021. Namun surat warga tidak mendapatkan perhatian dan tanggapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved